EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Li Claudia: Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

On 20.14

 

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia 

BATAM - Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

 
Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

 
Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

 
Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

 
Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga.

 
Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.
Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 
Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

 
Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.
Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

 
Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

 
“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

 
Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

 
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

 
Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

 
BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (gam)

KONI dan Dispora Batam Studi Banding ke KONI DKI Jakarta, Pelajari Pengadaan Barang dan Jasa serta Pengelolaan Dana Hibah

On 14.31

Rombongan KONI Batam disambut Ketua KONI DKI Jakarta


JAKARTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola olahraga yang profesional dan berorientasi prestasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui kunjungan studi banding ke KONI Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan KONI DKI Jakarta, mulai dari pengelolaan organisasi, mekanisme pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana hibah, hingga sistem pembinaan atlet yang modern, transparan, dan akuntabel.

Rombongan Batam dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain, Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya, serta jajaran pengurus KONI lainnya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Andri, beserta jajaran pengurus KONI DKI Jakarta.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, berbagai isu strategis menjadi pembahasan utama. Salah satunya terkait penerapan sistem transaksi non-tunai yang saat ini tengah didorong Pemerintah Kota Batam pada seluruh organisasi penerima dukungan anggaran daerah.

Wakil Ketua KONI Kota Batam, Rinaldi Samjaya, mengatakan pihaknya ingin mendapatkan gambaran secara langsung mengenai penerapan sistem pembayaran non-tunai yang telah dijalankan KONI DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin baik.

"Kami ingin belajar dari pengalaman KONI DKI Jakarta dalam menerapkan sistem pembayaran non-tunai serta berbagai mekanisme pengelolaan organisasi yang telah berjalan dengan baik. Hal ini penting untuk mendukung terciptanya tata kelola olahraga yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel di Kota Batam," ujar Rinaldi yang juga sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau.

Selain membahas sistem keuangan, rombongan Batam juga menggali informasi mengenai pola hubungan kerja antara KONI dan Dispora dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi. Diskusi turut mencakup mekanisme pengelolaan dana hibah, regulasi yang mengatur penyalurannya, hingga sistem pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang diterima organisasi olahraga.

Menurut Rinaldi, aspek pengelolaan dana hibah menjadi perhatian penting mengingat tingginya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana hibah dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi pembinaan atlet serta kemajuan olahraga daerah," katanya.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, menjelaskan bahwa seluruh program dan penggunaan anggaran di lingkungan KONI DKI Jakarta selalu mengacu pada regulasi yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik.

Ia mencontohkan proses pengadaan kendaraan operasional yang pernah dilakukan pada periode sebelumnya. Seluruh tahapan dilaksanakan secara terbuka dan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.

"Kami memastikan setiap proses pengadaan dilakukan secara profesional dengan melibatkan tenaga yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidangnya. Dengan demikian, seluruh tahapan dapat dipertanggungjawabkan serta memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas," jelas Aminullah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengurus KONI tidak terlibat dalam aspek teknis pengadaan sehingga independensi dan objektivitas proses tetap terjaga.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jakarta, Andri, memaparkan bahwa seluruh program pembinaan atlet di DKI Jakarta disusun melalui mekanisme usulan dari cabang olahraga atau pendekatan bottom-up.

Menurutnya, setiap cabang olahraga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan program dan anggaran yang kemudian diverifikasi berdasarkan prioritas pembinaan serta kemampuan anggaran yang tersedia.

"Komunikasi yang baik antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan," ujarnya.

Usai sesi diskusi, rombongan KONI dan Dispora Kota Batam berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Mulai dari studio broadcasting, pusat pengelolaan media sosial, pusat kebugaran atlet, klinik kesehatan dan layanan kesehatan gigi, ruang layanan psikologi olahraga, hingga ruang Humas dan Sahabat Pers.

Fasilitas tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan KONI DKI Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik dan teknik olahraga, tetapi juga kesehatan, mental, serta publikasi prestasi atlet.

Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, mengapresiasi sistem pengelolaan dan fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Menurutnya, banyak hal yang dapat dijadikan referensi untuk mendukung kemajuan olahraga prestasi di Kota Batam.

"Kunjungan ini memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga bagi kami. Berbagai inovasi yang diterapkan KONI DKI Jakarta dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta memperkuat tata kelola organisasi olahraga di Batam," ujar Rani.

Melalui studi banding ini, KONI dan Dispora Kota Batam berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang relevan dengan kebutuhan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga, meningkatkan prestasi atlet, sekaligus mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kunjungan ini juga menjadi simbol semakin eratnya sinergi antarlembaga olahraga daerah dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang maju dan berdaya saing, menuju Indonesia yang semakin berprestasi di berbagai ajang olahraga.(*)

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

On 13.40



BATAM - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan posisi strategis Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, pusat investasi, serta wilayah perbatasan yang berperan penting dalam mendukung stabilitas dan kerja sama di kawasan.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia tersebut juga merupakan agenda tahunan untuk memperkenalkan perkembangan industri pertahanan nasional, khususnya sektor galangan kapal.

Kepala Delegasi Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Infanteri Troy Hutagalung, mengatakan pihaknya mendampingi 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat yang mengikuti program tersebut. Negara yang berpartisipasi antara lain Rusia, Brunei Darussalam, Prancis, Selandia Baru, Inggris, Kenya, Laos, Pakistan, Jepang, Myanmar, Jerman, Polandia, Uni Emirat Arab, Serbia, Tiongkok, Yordania, Australia, dan Maroko.

“Program ini merupakan agenda rutin Kementerian Pertahanan RI. Kami mengundang para atase pertahanan untuk melihat secara langsung perkembangan industri pertahanan Indonesia,” ujar Troy.

Menurut dia, para atase pertahanan memiliki peran penting sebagai mitra bilateral dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan kemampuan industri pertahanan nasional, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antarnegara.

“Kami juga ingin mempromosikan industri pertahanan Indonesia melalui kunjungan ke berbagai sektor strategis, termasuk industri maritim dan galangan kapal yang memiliki potensi kerja sama di bidang pertahanan maupun ekonomi,” katanya.

Troy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam atas dukungan yang diberikan sehingga rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Batam sebagai salah satu tujuan kunjungan para atase pertahanan negara sahabat.

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama para atase pertahanan negara sahabat di Kota Batam,” ujarnya.

Li Claudia menjelaskan, Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah.

“Keamanan menjadi faktor utama yang mendukung iklim investasi di Batam terus berkembang. Kehadiran para atase pertahanan hari ini merupakan simbol kepercayaan internasional terhadap stabilitas Indonesia, khususnya di Batam,” katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat sekaligus membuka peluang sinergi dan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

“Terima kasih kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang telah memilih Batam sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini. Semoga pertemuan ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat sinergi strategis, dan memberikan kesan positif selama berada di Batam,” tutupnya.(th)

Suzuki S-Presso Penuhi Kriteria Hemat dan Ramah, Cocok Untuk Mobil Pertama Gen-Z

On 23.29

Suzuki S-Presso mobil referensi Gen-Z 


BATAM - Suzuki menyajikan pilihan mobil yang cocok dengan kriteria kepemilikan kendaraan pertama kalangan Gen Z di Indonesia. Kebutuhan utama generasi ini umumnya mencakup biaya perjalanan terjangkau, serta fitur hiburan yang memadai selama bepergian. 


Merespon tantangan tersebut, Suzuki S-Presso hadir sebagai city car kompak dengan efisiensi bahan bakar, harga bersahabat, sekaligus fitur konektivitas modern guna mendukung gaya hidup aktif dan serba digital.


Hemat Untuk Berpergian Kemanapun


Sebagai gambaran, biaya pengisian penuh tangki S-Presso diperkirakan sekitar Rp300.000-an*. Pengeluaran uang tersebut tergolong kecil karena mobil ini memiliki tangki BBM berkapasitas 27-liter.


*Catatan: Biaya total pengisian dapat bervariasi tergantung pada harga BBM yang digunakan. Asumsi ini berdasarkan harga BBM RON 92 saat ini sebesar Rp12.300 per liter.


Dengan biaya pengisian yang relatif terjangkau, S-Presso tetap efisien untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Selain itu, kehematan dapat dicapai berkat mesin K10C 1.000 cc yang dikenal mampu memberikan efisiensi tinggi. Apalagi keberadaan fitur Engine Auto Start-Stop akan membantu menghentikan penggunaan bahan bakar ketika pengendara sedang berhenti sesaat seperti mengantre atau menunggu lampu merah lalu lintas.


“Suzuki S-Presso hadir sebagai jawaban bagi generasi muda yang menginginkan perjalanan hemat tanpa mengorbankan kenyamanan. Menjadi salah satu city car dengan harga terbaik di Indonesia, kami yakin S-Presso adalah investasi yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai mobil pertama.” ujar Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).


Menghibur Setiap Waktu


Selain biaya rendah, S-Presso juga memberikan kesenangan bagi penggunanya. Pusat kendali infotainment pada mobil ini menggunakan head unit berukuran 7 inci dan telah kompatibel dengan Apple CarPlay maupun Android Auto. Melalui teknologi tersebut, pengendara menjadi lebih mudah dalam mengakses navigasi, komunikasi, maupun layanan hiburan secara terintegrasi dan aman melalui layar di tengah dashboard.


Selain itu, perangkat ini juga membantu memantau kondisi kendaraan melalui opsi Multi Information Display (MID). Pengendara lebih mudah memperoleh data akurat mulai dari rata-rata konsumsi bahan bakar, hingga sisa jarak tempuh (driving range).


“Fitur hiburan dan konektivitas S-Presso dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna muda yang terbiasa dengan perangkat digital. Perjalanan sendiri maupun bersama penumpang akan tetap terasa seru dengan berbagai fungsi di head unit.” lebih lanjut rincian dari Donny.


Potensi pasar usia muda, khususnya kalangan Gen Z di Indonesia saat ini terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, generasi kelahiran antara tahun 1997 hingga 2012 ini mencakup sekitar 26,47% dari total populasi Indonesia. Proporsi tersebut menjadikan golongan ini mulai memberikan pengaruh dalam membentuk pola konsumsi, termasuk saat menentukan pilihan kendaraan pertama.


Harga Tidak Sampai 200 Juta Rupiah


Suzuki menempatkan S-Presso agar lebih mudah dimiliki generasi muda melalui harganya yang relatif terjangkau dan kompetitif. Sebagai patokan, S-Presso varian transmisi manual dibanderol Rp 173.100.000,- sedangkan varian Auto Gear Shift (AGS) senilai Rp 184.600.000,-. Harga tersebut merupakan gambaran on the road untuk wilayah DKI Jakarta. Informasi lebih lengkap pun dapat diakses secara digital melalui www.suzuki.co.id.


“Suzuki S-Presso dirancang khusus untuk memenuhi kriteria mobil pertama yang ideal: praktis, nyaman, dan ekonomis. Kami berkomitmen menjaga mobilitas pengguna tetap aman dan efisien setiap hari, lengkap dengan jaminan layanan purna jual yang mudah diakses di mana pun mereka berada,” tutup Donny. (thr)

Bahas Perubahan Perda Pengelolaan Sampah, Pansus DPRD Kota Batam Jaring Informasi Stakeholder

On 19.00

Ketua Pansus Muhammad Rudi memimpin FGD dengan OPD, pelaku usaha dan masyarakat. Foto/Hasan


BATAM - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) atas Perda No.11 Tahun2013 tentang pengelolaan sampah, menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah stakeholder antara lain OPD, pelaku usaha serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026).


Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, dan dihadiri sejumlah anggota Pansus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaring masukan berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang tengah dibahas.


Dalam pengantarnya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam sudah sangat mendesak untuk ditangani secara komprehensif. Menurutnya, penanganan sampah tidak hanya berfokus pada aspek hulu seperti pengangkutan dari rumah tangga, tetapi juga harus menyentuh pengelolaan di hilir, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” tegas Rudi.


Beliau menambahkan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Rudi juga mengakui bahwa pengelolaan sampah merupakan persoalan yang kompleks dan membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan.


“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” ujarnya.


Ia menilai keberhasilan penanganan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga memberikan efek positif terhadap sektor ekonomi daerah. “Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.


Melalui rapat dan FGD ini, Pansus DPRD Kota Batam berharap dapat memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam. (rud)