EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

BP Batam Bangun Ekosistem Sepak Bola Berkelanjutan Lewat Klub Batam Premier FC

On 19.13

Li Claudia Chandra pamer baju Batam Premier FC salah satu klub bola profesional BP Batam.


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Batam Premier FC, klub sepak bola binaannya, berkomitmen membangun ekosistem sepak bola yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Batam.


Komitmen itu mendapat dukungan penuh dari Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra saat menerima jajaran pengurus Batam Premier FC, belum lama ini.

Menurutnya, pembinaan olahraga menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism.

Ketua Pembina Batam Premier FC yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Djemy Francis, mengatakan, Batam Premier FC hadir tidak hanya untuk mengejar prestasi di lapangan tetapi juga membangun fondasi pembinaan sepak bola yang berkelanjutan bagi generasi muda Batam dan Kepri.

Dalam kesempatan tersebut, Fary menyerahkan jersey bersejarah yang ditandatangani langsung oleh para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986, generasi pemain yang pernah berjuang membawa Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia.

“Penyerahan jersey bersejarah ini menjadi penghormatan sekaligus pengingat akan semangat juang sepak bola Indonesia yang ingin terus diwariskan kepada generasi muda Batam,” ujar Fary.

Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang dipercaya sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC. Penyerahan jersey tersebut menjadi simbol sinergi dan komitmen BP Batam dan Batam Premier FC dalam membangun masa depan sepak bola Batam.

Fary menekankan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh prestasi di atas lapangan, tetapi juga oleh kolaborasi yang kuat antara pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha dan masyarakat.

“Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Fary.

Melalui Batam Premier FC, BP Batam berharap pembinaan usia dini dapat berjalan lebih terstruktur sehingga mampu meningkatkan kualitas atlet dan pelatih serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Batam untuk mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.

Komitmen tersebut sejalan dengan penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mendorong Batam sebagai destinasi sport tourism.

Dengan semangat “Bersama Membina, Bersama Berprestasi”, BP Batam dan Batam Premier FC berkomitmen membangun masa depan sepak bola Batam agar mampu melahirkan talenta-talenta yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (AP)

Jelang Agustusan, Pemko Batam Gelar Pawai Pembangunan

On 19.26

Rute pawai pembangunan yang digelar Pemko Batam


BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan Kota Batam yang akan digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Batam.

Wali Kota Amsakar mengatakan, pawai pembangunan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat semangat nasionalisme, kebersamaan, serta menampilkan capaian pembangunan dan kreativitas berbagai elemen masyarakat.

“Momentum ini menjadi ajang untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus menunjukkan semangat gotong royong dan kemajuan Batam. Kami mengajak seluruh masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai komunitas untuk bersama-sama menyukseskan pawai pembangunan ini,” ujar Amsakar, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, pawai akan terdiri atas pawai budaya dan pawai kendaraan hias. Pemerintah Kota Batam juga mengundang Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, kawasan industri, perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum untuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Batam yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing. Ketentuan pelaksanaan, jadwal, serta mekanisme pendaftaran telah diatur melalui Surat Edaran Wali Kota Batam tentang penyelenggaraan Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI dan HUT ke-81 Kota Batam Tahun 2026.(rud)

Lamine Yamal Cs Sukses Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bekuk Argentina 1-0

On 09.55

Spanyol merayakan juara dunia usai bekuk Argentina 1-0 di Final World Cup 2026. 


NEW YORK - Lamine Yamal cs sukses mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, setelah anak asuh Luis de la Fuente mengalahkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026 pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Bermain di Stadium New York, New Jersey, Spanyol mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir. Kendati begitu mereka harus menunggu hingga menit ke-106 untuk menemukan cara untuk membobol gawang Emiliano Martinez.

Kiper Argentina itu telah melakukan 12 penyelamatan sampai saat itu, tetapi dia tidak berdaya ketika Nico Williams menyundul umpan silang Pedro Porro di tiang jauh untuk diberikan kepada Ferran Torres yang langsung melepaskan tembakan ke sudut atas gawang.

Juara bertahan Argentina kehilangan Enzo Fernandez karena kartu kuning kedua di akhir waktu normal, namun tetap berjuang hingga akhir. Namun, Spanyol, seperti saat memenangkan final 2010, menemukan jawabannya di babak perpanjangan waktu.

Pertandingan ini layak disebut sebagai final Piala Dunia. Mempertemukan juara Eropa dan Amerika Selatan, dua tim teratas dalam peringkat dunia FIFA, serta masing-masing tak terkalahkan dalam perjalanan menuju final.

Babak pertama didominasi oleh Spanyol, yang menghasilkan peluang pertama melalui Lamine Yamal setelah lima menit. Dani Olmo mengoper bola kepada pemain muda itu di ruang kosong di sisi kanan kotak penalti dan dia melepaskan tembakan rendah. Tapi Emiliano Martinez berhasil menepisnya di tiang dekat.

Meskipun Spanyol mengendalikan permainan, pertandingan berlangsung ketat. La Roja kesulitan menemukan celah di pertahanan Argentina yang rapat dan penuh tekad. 

Menjelang akhir babak pertama, beberapa peluang muncul ketika Mikel Oyarzabal melepaskan tembakan ke arah Martinez dan Marc Cucurella melepaskan tembakan yang melenceng.

Cegah Lahan Tidur, BP Batam Wajibkan Pelaporan Perizinan Mandiri Secara Online Via LMS

On 19.30

Kepala BP Batam Amsakar Achmad


BATAM - BP Batam akan mewajibkan seluruh pemegang alokasi lahan melaporkan perkembangan perizinan dan pembangunan secara mandiri melalui Land Management System (LMS).


Hal ini sebagai upaya mencegah lahan tidur dan mempercepat pemanfaatan lahan.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan itu akan memudahkan BP Batam memantau progres pembangunan setiap lahan yang telah dialokasikan.


Saat ini perizinan PKKPR, PKKPRL, dan Persetujuan Lingkungan telah terintegrasi dalam LMS, sementara Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan segera menyusul.


“Dengan sistem ini, tidak ada lagi alasan proses perizinan tidak dapat dipantau. Evaluasi pemanfaatan lahan dapat dilakukan sesuai perjanjian penggunaan tanah dan standar waktu pelayanan perizinan,” ujar Amsakar, beberapa waktu lalu.


Sesuai Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 2 Tahun 2026, alokasi lahan yang tidak dibangun atau tak dimanfaatkan dalam jangka waktu dua tahun dapat ditarik kembali oleh BP Batam.


Berdasarkan data BP Batam, saat ini terdapat sekitar 614 hektare lahan tidur yang tersebar pada 310 Penetapan Lokasi (PL). Lahan tersebut merupakan area yang telah dialokasikan kepada pemegang PL, namun belum dimanfaatkan sesuai peruntukannya.


Amsakar menyampaikan, lahan tidur berbeda dengan lahan yang belum dialokasikan. Lahan tidur merupakan lahan yang telah diberikan kepada pemegang alokasi tetapi belum dibangun atau dimanfaatkan, sedangkan lahan yang belum dialokasikan merupakan lahan yang belum diberikan kepada pihak mana pun.


BP Batam berharap, penerapan LMS dan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan lahan dapat mendorong percepatan investasi serta pembangunan di Kota Batam. (NA)

Kepala BP Batam Mulai Bangun Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan, Bakal Tingkatkan Estetika Kota

On 03.30

Kepala BP Batam dan Wakilnya pimpin pembangunan bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan


BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memulai penataan Kota Batam melalui peletakan batu pertama pembangunan Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V, Jumat (10/7/2026).


Prosesi tersebut turut dihadiri Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, jajaran Anggota/Deputi BP Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.


Bundaran yang berada di ruas jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim itu menjadi bagian dari program penataan ruang untuk menghadirkan wajah kota yang lebih indah, bersih dan tertata. Ke depan, bundaran tersebut diharapkan menjadi salah satu ikon baru yang menyambut wisatawan yang datang ke Kota Batam.


Amsakar mengatakan, penataan wajah kota merupakan salah satu agenda yang terus didorong pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kawasan perkotaan.


Menurutnya, Presiden Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan keteraturan kota agar mampu mencerminkan kemajuan daerah.


“Presiden berulang kali mengingatkan agar kabupaten dan kota dirawat dengan baik. Jangan sampai kumuh, semrawut, dipenuhi reklame yang tidak tertata ataupun kabel yang mengganggu estetika kota. Karena itu, kemarin ada gerakan Indonesia Asri dan di Batam kita laksanakan melalui gerakan Batam Asri,” ujar Amsakar.


Ia menekankan, pembangunan Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan merupakan langkah awal penataan taman dan bundaran di berbagai titik Kota Batam.


“Untuk menjadikan kota ini indah dan bagus, salah satu ikhtiar kita adalah menata taman dan bundaran yang ada di Batam agar memiliki desain yang mencerminkan identitas daerah. Hari ini kita sedang membangun sejarah baru bagi Kota Batam,” katanya.


Amsakar menjelaskan, pembangunan bundaran dilaksanakan melalui kolaborasi BP Batam dengan dunia usaha melalui program CSR PT Uma Graha Berkah. Dengan skema tersebut, pembangunan dapat terlaksana tanpa menggunakan APBD maupun anggaran BP Batam.


“Kami menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah menyambut baik gagasan untuk bersama-sama menata wajah Kota Batam,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Kota Batam yang memberikan berbagai masukan terhadap konsep pembangunan, mulai dari penamaan hingga penyempurnaan desain arsitektur.


Melalui proses diskusi tersebut, nama bundaran yang semula direncanakan sebagai Bundaran Hang Nadim kemudian disepakati menjadi Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang memiliki jejak sejarah penting di wilayah Kepulauan Riau.


Amsakar menilai, penamaan tersebut merupakan wujud komitmen BP Batam dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan modern, pelestarian sejarah dan budaya.


Dari sisi desain, tugu mengadopsi bentuk tanjak, penutup kepala tradisional Melayu yang melambangkan kehormatan, kewibawaan, dan jati diri masyarakat Melayu. Selain itu, unsur tepak sirih turut dihadirkan sebagai simbol penyambutan tamu yang mencerminkan keramahan budaya Melayu.


“Kita ingin semangat historis tetap hidup, namun pada saat yang sama Batam harus terus melangkah menjadi kota yang maju tanpa meninggalkan jati diri negerinya. Inilah yang ingin kita hadirkan melalui Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan,” jelas Amsakar.


Melalui penataan tersebut, BP Batam berharap Batam semakin memperkuat posisinya sebagai bandar madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, sekaligus menjadi destinasi unggulan bagi investasi, perdagangan, dan pariwisata di Indonesia. (AP)