EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Timnas U-19 Langsung Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Bekuk Timnas Nguyen

On 07.32

Pemain Timnas U19 berhasil bungkam Timnas Nguyen 2-1 / bola.com


MEDAN - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, puas dengan perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurut dia, performa tim terus mengalami peningkatan dari tiga laga yang dimainkan.


Terbukti anak asuhnya itu berhasil mengamankan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menekuk Vietnam U-19 / Timnas Nguyen dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup A di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026) malam WIB.


Kemenangan ini memastikan Garuda Muda keluar sebagai juara grup dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Hasil itu sekaligus memperpanjang tren positif Putu Panji dkk. sepanjang babak penyisihan.


"Yang pertama, di luar kemenangan hari ini tapi sekali lagi saya senang pemain punya progres yang baik dari pertandingan pertama, kedua, dan ketiga," ujar Nova dalam sesi flash interview seusai laga.


"Saya lihat seperti biasa, kita hadapi Vietnam pasti secara atmosfer, secara emosi yang berbeda, dan saya bersyukur pemain bisa tampil maksimal pada malam ini," sambungnya.


Dalam laga ini, Timnas Indonesia U-19 sempat dibuat kesulitan usai lawan menyamakan kedudukan via Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-73. Garuda Muda unggul lebih dulu lewat gol Reno Salampessy di menit ke-22.


Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Tim Merah-Putih mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Timnas Indonesia U-19 menang 2-1.


Nova menilai keberhasilan tim meraih tiga poin tidak lepas dari kekuatan mental para pemain. Ia melihat penggawa Garuda Muda tetap tenang dan terus berjuang meski sempat kehilangan keunggulan.


"Saya lihat secara mental pemain sangat kuat. Di saat tim kita seri, bagaimana pemain bisa berjuang secara maksimal dan akhirnya kita mendapatkan penalti. Saya bersyukur kami mendapat peluang itu dan bisa menjadi gol," katanya.(bola.com)

Terima Audiensi Pengurus PMII, Ariastuty Sirait: Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

On 07.15

PMII Batam sambangi BP Batam bahas isu pembangunan. Foto/Dipa


BATAM - BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam, Jumat (5/6/2026).


Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan progres pembangunan Kota Batam, mulai dari pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, penanganan banjir, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pembangunan infrastruktur.


Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam selalu membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.


“Diskusi bersama perwakilan mahasiswa ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang baik dalam mendukung progres pembangunan Batam,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.


Menanggapi berbagai masukan dalam audiensi ini, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan berbagai langkah BP Batam dalam mempercepat penanganan air bersih, pengendalian banjir, serta dukungan terhadap peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat Batam.


Salah satu upaya dalam penanganan persoalan air adalah dengan mempercepat pembangunan jaringan distribusi air di sejumlah wilayah guna mengatasi persoalan tekanan air rendah atau stress area yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


Berkaitan dengan penanganan banjir, Ariastuty menyampaikan bahwa berbagai pekerjaan perbaikan dan normalisasi drainase terus dilakukan di sejumlah lokasi yang selama ini menjadi titik genangan. Penanganan banjir, menurutnya, memerlukan proses bertahap dan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan secara efektif.


“Kami berharap diskusi ini juga dapat memperluas wawasan serta memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra pembangunan,” pesannya. (dn)

KONI dan Dispora Batam Studi Banding ke KONI DKI Jakarta, Pelajari Pengadaan Barang dan Jasa serta Pengelolaan Dana Hibah

On 14.31

Rombongan KONI Batam disambut Ketua KONI DKI Jakarta


JAKARTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola olahraga yang profesional dan berorientasi prestasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui kunjungan studi banding ke KONI Provinsi DKI Jakarta.

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan KONI DKI Jakarta, mulai dari pengelolaan organisasi, mekanisme pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana hibah, hingga sistem pembinaan atlet yang modern, transparan, dan akuntabel.

Rombongan Batam dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Zulkarnain, Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya, serta jajaran pengurus KONI lainnya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Andri, beserta jajaran pengurus KONI DKI Jakarta.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, berbagai isu strategis menjadi pembahasan utama. Salah satunya terkait penerapan sistem transaksi non-tunai yang saat ini tengah didorong Pemerintah Kota Batam pada seluruh organisasi penerima dukungan anggaran daerah.

Wakil Ketua KONI Kota Batam, Rinaldi Samjaya, mengatakan pihaknya ingin mendapatkan gambaran secara langsung mengenai penerapan sistem pembayaran non-tunai yang telah dijalankan KONI DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin baik.

"Kami ingin belajar dari pengalaman KONI DKI Jakarta dalam menerapkan sistem pembayaran non-tunai serta berbagai mekanisme pengelolaan organisasi yang telah berjalan dengan baik. Hal ini penting untuk mendukung terciptanya tata kelola olahraga yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel di Kota Batam," ujar Rinaldi yang juga sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau.

Selain membahas sistem keuangan, rombongan Batam juga menggali informasi mengenai pola hubungan kerja antara KONI dan Dispora dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi. Diskusi turut mencakup mekanisme pengelolaan dana hibah, regulasi yang mengatur penyalurannya, hingga sistem pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang diterima organisasi olahraga.

Menurut Rinaldi, aspek pengelolaan dana hibah menjadi perhatian penting mengingat tingginya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana hibah dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi pembinaan atlet serta kemajuan olahraga daerah," katanya.

Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, menjelaskan bahwa seluruh program dan penggunaan anggaran di lingkungan KONI DKI Jakarta selalu mengacu pada regulasi yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik.

Ia mencontohkan proses pengadaan kendaraan operasional yang pernah dilakukan pada periode sebelumnya. Seluruh tahapan dilaksanakan secara terbuka dan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.

"Kami memastikan setiap proses pengadaan dilakukan secara profesional dengan melibatkan tenaga yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidangnya. Dengan demikian, seluruh tahapan dapat dipertanggungjawabkan serta memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas," jelas Aminullah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengurus KONI tidak terlibat dalam aspek teknis pengadaan sehingga independensi dan objektivitas proses tetap terjaga.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jakarta, Andri, memaparkan bahwa seluruh program pembinaan atlet di DKI Jakarta disusun melalui mekanisme usulan dari cabang olahraga atau pendekatan bottom-up.

Menurutnya, setiap cabang olahraga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan program dan anggaran yang kemudian diverifikasi berdasarkan prioritas pembinaan serta kemampuan anggaran yang tersedia.

"Komunikasi yang baik antara KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyusun program pembinaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan," ujarnya.

Usai sesi diskusi, rombongan KONI dan Dispora Kota Batam berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Mulai dari studio broadcasting, pusat pengelolaan media sosial, pusat kebugaran atlet, klinik kesehatan dan layanan kesehatan gigi, ruang layanan psikologi olahraga, hingga ruang Humas dan Sahabat Pers.

Fasilitas tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan KONI DKI Jakarta dalam mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik dan teknik olahraga, tetapi juga kesehatan, mental, serta publikasi prestasi atlet.

Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, mengapresiasi sistem pengelolaan dan fasilitas yang dimiliki KONI DKI Jakarta. Menurutnya, banyak hal yang dapat dijadikan referensi untuk mendukung kemajuan olahraga prestasi di Kota Batam.

"Kunjungan ini memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga bagi kami. Berbagai inovasi yang diterapkan KONI DKI Jakarta dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet serta memperkuat tata kelola organisasi olahraga di Batam," ujar Rani.

Melalui studi banding ini, KONI dan Dispora Kota Batam berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang relevan dengan kebutuhan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga, meningkatkan prestasi atlet, sekaligus mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kunjungan ini juga menjadi simbol semakin eratnya sinergi antarlembaga olahraga daerah dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang maju dan berdaya saing, menuju Indonesia yang semakin berprestasi di berbagai ajang olahraga.(*)

Li Claudia: Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

On 20.14

 

Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia 

BATAM - Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global.

 
Setelah sebelumnya BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Dimana, angka tersebut tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year) dan meningkat 68,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter).

 
Kini, kinerja logistik dari layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukan, jumlah direct call internasional pada Januari – Mei 2026 mencapai 106 call meningkat 212% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 34 call.

 
Volume peti kemas yang dilayani melalui layanan pelayaran langsung internasional (direct call) tercatat mencapai 58.237 TEUs pada periode Januari-Mei 2026, meningkat 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 25.904 TEUs.

 
Capaian tersebut menyumbang 24 persen dari total volume peti kemas internasional yang ditangani pada periode yang sama, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya peran TPK Batu Ampar sebagai gerbang perdagangan internasional serta berkurangnya ketergantungan terhadap skema transshipment melalui pelabuhan di negara tetangga.

 
Sementara, kinerja ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar global. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.
Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen. India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 
Kinerja positif juga terlihat di sejumlah negara lain. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

 
Capaian itu menjadi sinyal kuat bahwa Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga menunjukkan semakin kuatnya daya saing pelabuhan Batam dalam mendukung arus perdagangan internasional dan konektivitas logistik kawasan.
Plh. Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan peran Batam memiliki arti strategis bagi perekonomian di wilayah Indonesia bagian Barat.

 
Menurutnya, pertumbuhan investasi dan sektor logistik menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya dunia usaha dan memberikan efek berantai ke sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Pihaknya akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas yang berkelanjutan.

 
“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” katanya, Kamis (4/6).

 
Sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, capaian kinerja ekonomi Batam mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam.

 
“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

 
Dengan capaian investasi yang melesat, ekspor yang tetap kuat, serta aktivitas pelabuhan yang meningkat, Batam menegaskan posisinya sebagai motor utama perekonomian Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling dinamis di Indonesia.

 
BP Batam akan menjaga momentum ini melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan utilitas, peningkatan kepastian berusaha, sekaligus mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (gam)

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

On 13.40



BATAM - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan posisi strategis Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, pusat investasi, serta wilayah perbatasan yang berperan penting dalam mendukung stabilitas dan kerja sama di kawasan.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia tersebut juga merupakan agenda tahunan untuk memperkenalkan perkembangan industri pertahanan nasional, khususnya sektor galangan kapal.

Kepala Delegasi Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Infanteri Troy Hutagalung, mengatakan pihaknya mendampingi 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat yang mengikuti program tersebut. Negara yang berpartisipasi antara lain Rusia, Brunei Darussalam, Prancis, Selandia Baru, Inggris, Kenya, Laos, Pakistan, Jepang, Myanmar, Jerman, Polandia, Uni Emirat Arab, Serbia, Tiongkok, Yordania, Australia, dan Maroko.

“Program ini merupakan agenda rutin Kementerian Pertahanan RI. Kami mengundang para atase pertahanan untuk melihat secara langsung perkembangan industri pertahanan Indonesia,” ujar Troy.

Menurut dia, para atase pertahanan memiliki peran penting sebagai mitra bilateral dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan kemampuan industri pertahanan nasional, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antarnegara.

“Kami juga ingin mempromosikan industri pertahanan Indonesia melalui kunjungan ke berbagai sektor strategis, termasuk industri maritim dan galangan kapal yang memiliki potensi kerja sama di bidang pertahanan maupun ekonomi,” katanya.

Troy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam atas dukungan yang diberikan sehingga rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Batam sebagai salah satu tujuan kunjungan para atase pertahanan negara sahabat.

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bersama para atase pertahanan negara sahabat di Kota Batam,” ujarnya.

Li Claudia menjelaskan, Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah.

“Keamanan menjadi faktor utama yang mendukung iklim investasi di Batam terus berkembang. Kehadiran para atase pertahanan hari ini merupakan simbol kepercayaan internasional terhadap stabilitas Indonesia, khususnya di Batam,” katanya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat sekaligus membuka peluang sinergi dan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.

“Terima kasih kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia yang telah memilih Batam sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini. Semoga pertemuan ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat sinergi strategis, dan memberikan kesan positif selama berada di Batam,” tutupnya.(th)