EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

AHY Hadiri Perayaan Imlek 2577 di Batam, Wako Amsakar Tekankan Harmoni Keberagaman

On 22.45

Menteri AHY dan Mentrans ikut meriahkan imlek 2577 di Batam. Foto/Rum


BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam.


Acara berlangsung meriah dan sarat nuansa kebersamaan dengan kehadiran sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, serta Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, bersama tokoh masyarakat dan perwakilan komunitas Tionghoa.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran para menteri dan tamu undangan. Ia menegaskan, perayaan Imlek di Batam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi simbol kuat harmoni dalam keberagaman.

“Atas nama masyarakat Batam, khususnya masyarakat Tionghoa, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menko dan Bapak Menteri Transmigrasi. Kehadiran Bapak menjadi kehormatan sekaligus penguat semangat kebersamaan kami,” ujarnya, Senin (16/2/2026) malam.

Menurut Amsakar, perayaan Imlek tahun ini terasa istimewa karena mencerminkan kehidupan sosial masyarakat yang harmonis di tengah keragaman. Ia menilai Batam sebagai wilayah multikultural dengan tingkat heterogenitas tinggi, namun tetap mampu menjaga persatuan.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Walaupun masyarakatnya beragam, kehidupan sosial berjalan harmonis. Setiap perayaan keagamaan selalu disambut antusias oleh seluruh elemen masyarakat. Ini menunjukkan visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani tidak hanya tertulis, tetapi telah terwujud dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memandang Batam sebagai rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat. Ia berharap Tahun Baru Imlek 2577 membawa keberkahan, kesehatan, serta mempererat persaudaraan lintas suku, etnis, dan agama.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengajak masyarakat terus memperkuat fondasi kebangsaan di tengah kemajemukan.

“Di momen yang berbahagia ini, mari kita kokohkan fondasi kebangsaan dan menjaga semangat kebinekaan. Kita boleh berbeda suku, agama, ras, dan etnis, tetapi tetap satu Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga. Menurutnya, tidak semua negara memiliki tingkat kerukunan dan toleransi seperti Indonesia, sehingga nilai tersebut perlu terus dirawat bersama.

Agus juga menegaskan komunitas Tionghoa memiliki kontribusi besar dalam pembangunan, termasuk di Batam yang sejak awal dirancang sebagai kawasan strategis ekonomi. Ia berharap kepemimpinan daerah mampu melanjutkan transformasi pembangunan kota.

“Semoga Batam terus berkembang sesuai desain awalnya sebagai gerbang ekonomi Asia Tenggara dan dunia,” katanya.

Perayaan Imlek 2577/2026 di Batam malam itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat. (ygs)





Editor: teguh

Sinergi Event Budaya Imlek 2577 dan Infrastruktur Wujudkan New Nagoya Batam

On 08.01

Perayaan malam tahun baru imlek 2577 berlangsung meriah. Foto/Tari


BATAM - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 tingkat Kota Batam dimeriahkan Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya Nagoya Citywalk. Kegiatan ini akan menjadi momentum strategis dalam percepatan implementasi wilayah penataan dan pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.


Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) turut hadir dalam kebersamaan tersebut yang diwakili oleh Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto.


Kegiatan ini semakin semarak karena diramaikan oleh puluhan pelaku UMKM kuliner serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Nagoya. 


Dalam sambutannya, Mouris Limanto menyampaikan bahwa Jalan Raya Nagoya ke depan akan direvitalisasi sebagai bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya untuk bertransformasi kawasan berbasis konektivitas dan ruang publik.


“Kami ingin membangun kawasan Nagoya bukan sekadar koridor transportasi. Melalui WPP Prioritas New Nagoya, kawasan ini akan ditransformasikan menjadi ruang publik yang hidup, produktif, dan berdaya saing internasional,” ujar Mouris, Sabtu (14/2/2026).


Ia menegaskan bahwa WPP New Nagoya juga dirancang tidak hanya untuk pembenahan fisik, tetapi juga sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi lokal. 


“Integrasi antara infrastruktur, event, dan UMKM kami yakini akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata dan pusat perdagangan regional,” kata Mouris.


Ia melanjutkan, WPP New Nagoya nantinya akan difokuskan pada tiga pilar utama, seperti peningkatan konektivitas dan infrastruktur dasar seperti pembangunan dan integrasi drainase terpadu, serta pengembangan jalur pedestrian yang aman dan ramah wisatawan.


Selain itu, Revitalisasi Kawasan Perdagangan dan UMKM juga akan didorong untuk mengaktivasi ruang publik melalui event budaya dan ekonomi kreatif, serta penguatan daya tarik pariwisata perkotaan.


“Semangat Imlek adalah semangat kebersamaan dan optimisme. Inilah energi yang kita butuhkan untuk mewujudkan New Nagoya sebagai wajah baru Batam yang modern, inklusif, dan mendunia. Gong Xi Fa Cai!” serunya menutup sambutan.


Kemudian pada kesempatan yang sama, Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan kesiapannya sebagai salah satu mitra strategis dalam implementasi WPP.


“Nagoya Citywalk siap menjadi bagian dari ekosistem New Nagoya. Dengan infrastruktur yang tertata dan ruang publik yang aktif, kawasan ini akan semakin kompetitif,” katanya optimis.


Adapun event Night Party Nagoya Lantern Festival akan berlangsung pada 13 – 16 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk dengan puluhan bazaar, festival lampion, atraksi memukau barongsai, lion dance, fashion show spesial Imlek, serta berbagai keseruan menarik lainnya.(tar)




Editor: teguh

Terima LHP BPK 2025, Wako Batam Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

On 15.43

 

Pejabat BPK tandatangani penyerahan LHP BPK 2025 ke Pemko Batam. Foto/Rumawi

BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan atas Belanja Daerah Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

LHP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Riau, Emmy Mutiarini, dalam kegiatan resmi di Ruang Rapat Lantai I Kantor BPK Perwakilan Kepri, Jumat (13/2/2026). Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan.

Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan objektivitas tim pemeriksa selama proses audit berlangsung.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan selama pemeriksaan. Kami memahami, proses ini merupakan bagian penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menurutnya, LHP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pengelolaan anggaran. Ia menegaskan setiap rekomendasi harus ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh perangkat daerah.

“Hasil pemeriksaan ini memberi gambaran titik-titik yang perlu diperkuat. Ke depan, pengelolaan belanja daerah harus semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Amsakar juga mengingatkan bahwa tindak lanjut atas rekomendasi BPK memiliki batas waktu sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

“Selambat-lambatnya 60 hari, seluruh rekomendasi harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Ini menyangkut kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Kepri, Emmy Mutiarini, mengapresiasi kerja sama jajaran Pemko Batam selama proses pemeriksaan sehingga berjalan lancar.

“Kami telah menyelesaikan pemeriksaan kepatuhan atas belanja daerah Tahun 2025. Hasilnya diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia berharap rekomendasi yang disampaikan dapat memperkuat sistem pengendalian dan tata kelola keuangan daerah agar semakin transparan dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Melalui momentum tersebut, Pemko Batam kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan belanja daerah, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan anggaran digunakan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan demi kepentingan masyarakat.(ygs)





Editor: teguh

Tingkatkan Literasi Masyarakat Terkait Penyakit Jantung Bawaan, RSBP Lakukan Edukasi ke Pengunjung

On 13.53

Petugas medis RSBP Batam sosialisasi penanganan penyakit jantung secara terbuka kepada pengunjung. Foto/Tari


BATAM - Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan jantung, Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka mengenai Penyakit Jantung Bawaan (PJB), pada Kamis (12/2/2026).


Kegiatan ini ramai diikuti oleh pasien serta keluarga pasien di ruang tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam.


Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam, dr. Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, mengatakan bahwa edukasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini, pengobatan, dan peran keluarga dalam penanganan penyakit jantung bawaan.


“Selain itu, edukasi ini merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam, sekaligus membangun kewaspadaan serta kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi,” jelasnya.


Kegiatan berlangsung interaktif disertai antusiasme para peserta saat sesi diskusi seputar proses tindakan hingga pola hidup pascapenanganan PJB.


Pada kesempatan yang berbeda, Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad mengatakakan bahwa edukasi publik menjadi pelengkap penting dari upaya deteksi dini dan pelayanan medis.


Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat keluarga akan mempercepat proses penanganan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.


Senada dengan dr. Fandi, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam pada awal tahun 2026.


“Sesuai arahan pimpinan BP Batam, kami berkomitmen agar RSBP Batam tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan preventif,” ujarnya.


Ia juga mengatakan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya RSBP Batam untuk mewujudkan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien serta kebermanfaatan sosial bagi masyarakat. (tar)



Editor: teguh

Delegasi Pemerintah Jerman Kunjungi BP Batam, Jajaki Peluang Investasi Sektor Maritim

On 19.30

Delegasi Dubes Jerman silaturahmi ke kantor BP Batam bahas investasi maritim. Foto/Dipa


BATAM - BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis, menerima kunjungan kerja Delegasi Kedutaan Besar Republik Federal Jerman, Rabu (11/2/2026).


Selain membahas peluang investasi, pertemuan ini sekaligus menjadi momentum dalam memperkuat hubungan bilateral antara Batam - Jerman. Khususnya di sektor teknologi maritim dan industri galangan kapal.


Fary Francis mengatakan bahwa kehadiran Delegasi Pemerintah Jerman ini menunjukkan posisi Batam yang semakin kuat dalam peta ekonomi internasional.


“Kami menyambut baik kunjungan Pemerintah Jerman sebagai bentuk kepercayaan terhadap potensi Batam. Apalagi Jerman menjadi investor kedua terbesar asal Eropa di Batam setelah Prancis, tentunya ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan kerja sama tersebut,” ujarnya.


Sepanjang tahun 2025, Jerman mencatatkan nilai investasi sebesar Rp 120,59 miliar. Dengan sektor dominan yakni industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam mencapai Rp 117,69 miliar.


Selain sektor tersebut, investasi Jerman juga menyasar kepada sektor industri tekstil senilai Rp 1,6 miliar; industri perdagangan dan reparasi sebesar Rp 738,08 juta; industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya senilai Rp 303,80 juta serta jasa lainnya.


Capaian ini berpotensi untuk terus bertambah seiring komitmen BP Batam yang terus mendorong kemudahan perizinan dan penyediaan infrastruktur memadai bagi kelangsungan iklim investasi.


“Batam siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan industri maritim dan sektor lainnya. Kami juga terus berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan transparan,” jelas Fary.


Sementara itu, Koordinator Pemerintah Federal Jerman untuk Ekonomi Maritim dan Pariwisata, Dr. Christoph Ploß, berkesempatan untuk memimpin delegasi tersebut.


Christoph Ploß juga menyampaikan minat Pemerintah Jerman untuk mendalami peluang investasi, potensi industri maritim dan galangan kapal serta peluang kolaborasi ekonomi Batam–Jerman. (fth/dpn)




Editor: teguh