EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

On 20.59



BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus melakukan langkah mitigasi untuk menjaga pelayanan air di wilayah Nongsa dan sekitarnya.


Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan Denny Tondano mengatakan dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku di Nongsa, pihaknya menyiapkan langkah penguatan dengan interkoneksi pipa dari IPA Duriangkang dan pengaturan suplai air, agar pelayanan bagi warga tetap terjaga.


“Memang kondisi sumber air baku Nongsa saat ini perlu kita sikapi bersama. Kondisi cuaca dan curah hujan yang relatif rendah turut memengaruhi ketersediaan air baku. Karena itu, pekerjaan interkoneksi ini kami lakukan untuk mengejar kebutuhan pelayanan bagi warga dan pengaturan suplai perlu dilakukan agar sumber air yang tersedia dapat dikelola secara optimal,” jelasnya.


Denny mengatakan pembangunan interkoneksi pipa 250 mm sepanjang 30 meter di Jl. Hang Lekiu Sambau dikebut dan dijadwalkan rampung pada Senin malam ini (5/10/2026).


Pasca-interkoneksi, normalisasi air ke rumah warga diperkirakan mengalir secara bertahap mulai besok malam. Untuk memenuhi kebutuhan selama masa pengerjaan, armada tangki air disiagakan di depan Polda (hidran pemadam) dan pendistribusiannya dikawal oleh Polsek Nongsa dan Tim SPAM.


“Khusus wilayah Bakau Serip, Kelurahan Sambau, Nongsa dan sekitarnya, sedang disiapkan dukungan suplai dari IPAM Duriangkang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi sumber air baku Nongsa saat ini,” imbuhnya.


Setelah sistem nantinya kembali stabil, diharapkan aliran air ke wilayah tersebut dan sekitarnya menjadi lebih baik.


Sementara itu, pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga awal Oktober 2026, fenomena El Niño masih berada pada kategori sangat kuat. Kondisi tersebut tercermin dari nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -20,4 dan indeks Niño 3.4 sebesar +3,44 Dasarian I Oktober.


BMKG menyebut kondisi El Niño tersebut cenderung membatasi pembentukan awan hujan secara luas di wilayah Indonesia.


Bagi Batam, Waduk Nongsa tercatat menjadi salah satu yang paling terdampak akibat minimnya curah hujan selama periode musim kemarau hingga Dasarian I Oktober 2026. 


“Memang kondisi sekarang ini terjadi tidak hanya di Batam, melainkan juga di sebagian besar wilayah Indonesia, ada gejala El Niño yang sangat kuat sehingga mengakibatkan banyak kekeringan meteorologis.” jelasnya.


Selain faktor alam, aktivitas perambahan dan penambangan pasir di kawasan tangkapan air dinilai dapat mengurangi kemampuan lahan menyerap air. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap jumlah air yang dapat tersimpan dan kemudian dialirkan menuju waduk.


Lebih lanjut, Denny menerangkan pengaturan suplai air juga akan dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pelayanan menyeluruh.


"PT Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam akan melakukan penyesuaian pengaturan suplai air untuk menjaga pelayanan dengan mempertimbangkan kondisi sumber air baku di Nongsa." Terang Denny.


Denny menjelaskan, proses penyesuaian suplai tersebut berpotensi memengaruhi tekanan maupun waktu aliran air di sejumlah wilayah lain, khususnya pada jam pemakaian puncak.


Beberapa wilayah berpotensi terdampak di antaranya Batam Center, Panorama Regency, Buana Vista, Prasetya, Renggali, Bintang Raya, Bida 3, The Hill, Paragon, Bukit Palem, Pemko Sekawan, Taman Raya, BSI dan sekitarnya, serta pada area Batu Aji–Sagulung, Sei Lekop dan sekitarnya.


“Penyesuaian ini merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keseimbangan sistem secara keseluruhan. Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku maupun distribusi di lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar Denny.


Denny mengimbau masyarakat yang aliran airnya terpenuhi, agar dapat menggunakan air dengan bijak, menghindari pemakaian berlebihan, mengatur penggunaan pada jam puncak, dan menyiapkan cadangan air secukupnya. 


"Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama pelanggan. Bersama, kita gunakan air secara bijak.” kata Denny.


Masyarakat juga diimbau memperoleh informasi dan menyampaikan keluhan melalui saluran resmi layanan pelanggan Air Batam Hilir.


Dengan langkah mitigasi dan penguatan suplai tersebut, BP Batam berharap penyesuaian yang dilakukan dapat berjalan dengan baik sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Batam.(gam)

Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

On 20.51



PALEMBANG – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup (ANC) 2026 Southern Sumatra pada Rabu, 30 September 2026, di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. 


Mempertemukan tim-tim terbaik dari rangkaian Preliminary ANC 2026 di wilayah Southern Sumatra, ajang ini menjadi tahapan menuju Final Nasional AXIS Nation Cup 2026 yang akan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di Istora Senayan, Jakarta. SMAN 18 Palembang dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu yang meraih Juara 1 pada Final Regional Southern Sumatra akan mewakili wilayah tersebut di panggung nasional.

 

Senior Vice President Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi mengatakan, “AXIS Nation Cup menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan melalui kompetisi. Final Regional Southern Sumatra menjadi momentum bagi para juara dari berbagai kota untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama daerah ke panggung nasional. Kami juga ingin memastikan pengalaman selama kompetisi didukung konektivitas yang cepat, stabil, dan andal, sehingga peserta, supporter, dan pelanggan dapat tetap terhubung dalam berbagai aktivitas digital.”

 

Hadir pada kesempatan tersebut, Senior Vice President Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi; GM Mobile Sales Sumatera Selatan XLSMART, Budi Utama Lubis; GM Mobile Region Operations XLSMART, Aldian Garilbaldi; dan Territory Sales Manager Palembang XLSMART, Suraji.

 

Palembang sebagai lokasi Final Regional Southern Sumatra telah didukung jaringan 5G XLSMART. Untuk mendukung pengalaman digital selama AXIS Nation Cup, pelanggan dapat merasakan pengalaman AXIS 5G AF (Absolute Fast) yang hadir untuk mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari mengakses media sosial, mengunggah konten pertandingan, berbagi momen bersama komunitas, hingga menikmati berbagai aktivitas digital selama acara.

 

Penguatan jaringan di Palembang merupakan bagian dari komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure dan menghadirkan konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini, Sumatra Selatan didukung lebih dari 10.000 BTS, sementara Kota Palembang didukung oleh lebih dari 2.500 BTS, termasuk lebih dari 600 BTS 5G. Secara nasional, jaringan XLSMART didukung oleh lebih dari 265 ribu BTS yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan.

 

Kualitas jaringan XLSMART juga memperoleh pengakuan independen melalui Ookla Speedtest Awards H1 2026. Melalui brand XL, XLSMART meraih empat penghargaan, yaitu Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026. Pengakuan tersebut menjadi bukti independen atas kualitas jaringan XLSMART dalam menghadirkan kualitas jaringan terbaik dan jaringan tercepat bagi masyarakat.

 

Final Regional Southern Sumatra mempertemukan para juara Futsal Putra dari rangkaian Preliminary yang berlangsung di Bengkulu, Bangka Belitung, Padang, Palembang, Lampung, dan Jambi. Rangkaian tersebut menjadi tahapan awal bagi sekolah-sekolah peserta untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan perjuangan menuju Final Regional.

 

Pada Preliminary Bengkulu, SMAN 10 Kota Bengkulu menjadi Juara 1 Futsal Putra. Selanjutnya, SMAN 3 Pangkal Pinang menjadi Juara 1 Futsal Putra pada Preliminary Bangka Belitung, sementara SMAN 1 Payakumbuh menjadi Juara 1 Futsal Putra Preliminary Padang.

 

Dari Palembang, SMAN 18 Palembang menjadi Juara 1 Futsal Putra dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu menjadi Juara 1 Futsal Putri. Pada Preliminary Lampung, SMA Tri Sukses menjadi Juara 1 Futsal Putra. Sementara itu, Preliminary Jambi melahirkan SMAN 5 Kota Jambi sebagai Juara 1 Futsal Putra.

 

Untuk kategori Futsal Putri, Preliminary Palembang juga mempertemukan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu sebagai Juara 1 dan SMK Dharmapala Lampung sebagai Juara 2. Para peserta tersebut menjadi bagian dari perjalanan kompetisi menuju tahapan Regional dan Nasional AXIS Nation Cup 2026.

  

Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra

Kategori Futsal Putra

Juara 1: SMAN 18 Palembang

Juara 2: SMA Tri Sukses Lampung

Laga Final: SMAN 18 Palembang (1) – SMA Tri Sukses Lampung (0)

 

Kategori Futsal Putri – Wakil Southern Sumatra

Juara Regional: SMAN 1 Kepahiang Bengkulu

 

Sebagai juara regional, SMAN 18 Palembang akan membawa nama Southern Sumatra pada kategori putra di Final Nasional AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 1 Kepahiang Bengkulu akan menjadi wakil Southern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.

 

Selain pertandingan futsal, AXIS Nation Cup menghadirkan berbagai aktivitas yang dekat dengan karakter generasi muda, mulai dari Supporter Competition, Dance Competition, booth activation, permainan interaktif, hingga aktivitas komunitas. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya AXIS menghadirkan pengalaman yang memadukan olahraga, kreativitas, hiburan, dan interaksi komunitas.

 

Kehadiran konektivitas 5G di lokasi penyelenggaraan juga memungkinkan pelanggan dan masyarakat menikmati berbagai aktivitas digital dengan pengalaman jaringan yang cepat, stabil, dan andal. Hal ini menjadi bagian dari upaya XLSMART menghadirkan manfaat konektivitas yang semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

 

Secara nasional, AXIS Nation Cup 2026 mengusung tema “Laga Para Juara” dan menjadi rangkaian kompetisi futsal pelajar yang digelar di 40 kota. Melalui kompetisi, pembinaan talenta, sportainment, serta dukungan konektivitas, ANC menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun pengalaman dan jejaring melalui olahraga.

 

Perjalanan SMAN 18 Palembang dan SMAN 1 Kepahiang Bengkulu selanjutnya akan berlanjut ke Final Nasional AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Keduanya akan membawa semangat “Laga Para Juara” dari Southern Sumatra dan bersaing bersama para juara Regional lainnya di panggung nasional.

 

Melalui AXIS Nation Cup, XLSMART terus menghadirkan kombinasi olahraga, pembinaan talenta, sportainment, dan konektivitas digital sebagai bagian dari komitmen menjadi perusahaan infrastruktur digital terpercaya yang mendukung aktivitas masyarakat serta generasi muda Indonesia.(ina)

Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

On 14.59



BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga kelurahan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Batam.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang Tahun 2026 di Aula SMP Kartini Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Minggu (4/10/2026) malam.

Amsakar mengatakan, pembangunan Batam membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, RT dan RW memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari mata rantai pelayanan pemerintah di tingkat lingkungan.

“Batam membutuhkan ikhtiar bersama. Batam tidak memerlukan narasi-narasi yang saling melemahkan. Yang kita perlukan adalah bagaimana RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat mendukung kebijakan lurah dan camat. Dengan begitu, Bapak dan Ibu sekalian sudah menyokong penuh arah kebijakan pembangunan Pemko Batam,” ujar Amsakar.

Ia menilai, komunikasi langsung dengan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai program pemerintah dapat dipahami dan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Karena itu, forum silaturahmi menjadi salah satu ruang untuk menyelaraskan informasi, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat koordinasi.

“Silaturahmi ini momentum untuk mempertemukan kembali hati kita, mendekatkan jarak, dan meluruskan hal-hal yang kurang tepat. Saya selalu ingatkan kepada camat dan lurah, jika ingin berhasil melayani warga, perbanyaklah turun dan bersilaturahmi dengan RT, RW, serta tokoh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Dari sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I dengan realisasi investasi sebesar Rp39,89 triliun. Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi Batam sebagai tujuan investasi, termasuk melalui masuknya ekosistem pusat data dan kecerdasan buatan (AI) berskala internasional.

Di bidang pendidikan, Pemko Batam telah membagikan 105.670 set seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, serta menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan.

Pada sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) berbasis KTP telah mencapai 98 persen penduduk Kota Batam. Pemerintah juga meningkatkan insentif bagi 4.000 lansia menjadi Rp300.000.

Sementara itu, program pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku UMKM telah menjangkau 1.500 pemohon dengan nilai realisasi Rp1,3 miliar.

Di bidang ketenagakerjaan, Pemko Batam menyelenggarakan 108 jenis pelatihan kerja bagi 4.433 peserta. Pemerintah juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan di bawah naungan Apindo untuk memprioritaskan minimal 20 persen kuota rekrutmen bagi tenaga kerja lokal.

Amsakar juga menyampaikan penurunan angka kemiskinan Batam dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam mencapai 83,8.

“Semua raihan ini bukan klaim personal Amsakar-Li Claudia, melainkan hasil kontribusi kolektif dari RT, RW, LPM, pimpinan kecamatan, kelurahan, Forkopimda, hingga kader Posyandu dan PKK. Mari kita hentikan ego sektoral dan terus berorkestrasi membangun Batam,” tutur Amsakar.

Menurut Amsakar, capaian tersebut perlu terus dijaga melalui kerja bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan perangkat pemerintahan di tingkat bawah dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan hingga ke lingkungan.

Pertemuan dengan RT, RW, dan LPM Sekupang tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemko Batam memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah berharap koordinasi yang terbangun dapat mempercepat penyampaian aspirasi dan penyelesaian berbagai persoalan di tingkat lingkungan.

Sementara itu, perwakilan Tokoh Masyarakat Kecamatan Sekupang, Fajar Fajri Pembudi, menyampaikan bahwa pembangunan di wilayah tersebut mulai dirasakan masyarakat, antara lain melalui perbaikan drainase, jalan, dan layanan pengangkutan sampah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali atas silaturahmi ini. Di Sekupang, dampak pembangunan sangat terasa: drainase dan jalan berjalan baik, serta pengangkutan sampah di lingkungan perumahan sudah berjalan sesuai aturan,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, RT, RW, dan tokoh masyarakat Sekupang siap mendukung serta mengawal keberlanjutan program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam mendukung pembangunan Batam dari tingkat lingkungan. (ans)

Bengkong Swadebi Jadi Perhatian, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret Tangani Banjir

On 20.11



BATAM - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pemerintah serius menangani persoalan banjir di Kota Batam. BP Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengalokasikan anggaran penanganan banjir untuk 167 titik prioritas pada Tahun Anggaran 2026 dan 2027.


“Kami betul-betul memberikan atensi terhadap persoalan banjir. Penanganannya harus konkret dan terukur sehingga penyelesaiannya secara menyeluruh,” kata Amsakar saat memimpin rapat percepatan penanganan banjir di Kantor Pemeritah Kota Batam, Kamis (1/10).


Ia menjelaskan, sejumlah kawasan yang selama ini menjadi titik rawan banjir tengah ditangani. Ia mencontohkan empat pekerjaan penanganan banjir telah mencapai progres sekitar 60 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2026.


Pekerjaan itu meliputi normalisasi dan peningkatan drainase Simpang Kepri Mall, drainase Sei Beduk, drainase Jalan R. Suprapto Kawasan Sawang Permai Batu Aji dan drainase Makam Pahlawan–RS Graha Hermine Batu Aji. 


Keempat pengerjaan di kawasan ini, Amsakar menyebut pekerjaannya telah memberikan dampak positif. Saat hujan pada 22 September lalu dengan intensitas tinggi selama sekitar dua jam, kawasan tersebut tidak mengalami luapan seperti yang dikhawatirkan sebelumnya


“Ini menunjukkan pekerjaan yang kita lakukan mulai memberikan dampak. Tetapi pekerjaan harus tetap dituntaskan dan titik-titik lainnya juga harus terus ditangani,” ujarnya.


Sementara, untuk kawasan Bengkong Indah Swadebi, tak kalah menjadi perhatian Amsakar-Li Claudia. Pihaknya kemudian merumuskan penanganan melalui tiga pekerjaan utama, yakni pembangunan kolam retensi di Cahaya Garden, 2 segmen kanal banjir dan rumah pompa Bengkong di bagian hilir. Pekerjaan ini akan masuk pada tahun anggaran 2027 dan menjadi prioritas untuk dikebut bersama Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam.


“Untuk Bengkong, kita siapkan penanganannya secara lebih menyeluruh. Saya minta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sinergi (Pemko Batam) dengan Deputi Infrastruktur (BP Batam) menyiapkan ini dengan baik dan matang. Dengan solusi kolam retensi, kanal banjir dan rumah pompa, persoalan genangan di kawasan tersebut diharapkan dapat tertangani dengan optimal.,” jelas Amsakar.


Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan, pihaknya akan terus melakukan identifikasi terhadap titik-titik rawan banjir dan menentukan penanganan berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing kawasan.


“Kami ingin penanganan ini dilakukan secara bertahap tetapi konsisten. Apa yang sudah dikerjakan harus dievaluasi dampaknya, sementara titik lain yang membutuhkan penanganan harus segera ditindaklanjuti. Tujuannya sederhana, yaitu mengurangi genangan dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya. 


Li Claudia mengajak seluruh perangkat di wilayah masing-masing untuk bekerja sama melaporkan setiap titik banjir yang krusial, sehingga penanganannya dapat dilakukan sesuai dengan tingkat klasifikasi kerentanan. Setiap perkembangan penanganan juga perlu dievaluasi secara konsisten untuk memastikan langkah yang diambil berjalan efektif.


Ia pun mengajak masyarakat untuk berperan dalam menjaga fungsi sistem drainase, termasuk tidak membuang sampah ke saluran air dan segera menyampaikan informasi apabila ditemukan saluran tersumbat atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan genangan.


"Tentu dukungan masyarakat sangat penting untuk menjaga drainase dan lingkungan, agar upaya yang dilakukan dapat memberikan hasil maksimal,” ucap Li Claudia. (ap)

Wako Amsakar: Pancasila Jadi Fondasi Menjaga Persatuan dan Kebinekaan Batam

On 15.05



BATAM - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan Pancasila menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kebinekaan di Kota Batam. Hal itu disampaikannya saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (1/10/2026).


Upacara turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah pegawai dari berbagai instansi.


Amsakar mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut, kata dia, menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan Pancasila sebagai ideologi yang mempersatukan bangsa.


“Pancasila telah teruji oleh sejarah sebagai falsafah hidup yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa di tengah berbagai tantangan. Di Kota Batam yang sangat heterogen ini, nilai-nilai Pancasila adalah fondasi utama yang menjaga toleransi, kondusivitas, serta persatuan kita,” ujar Amsakar.


Ia menekankan, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran birokrasi memperkuat semangat gotong royong serta menjaga kebersamaan.


“Kunci kemajuan Batam ada pada kebersamaan dan rasa saling memiliki. Dengan menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam bekerja dan berinteraksi, kita optimis mampu membawa Kota Batam menjadi daerah yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” katanya.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Amsakar juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) masa akhir jabatan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnatugas per 1 September 2026.


Upacara kemudian diakhiri dengan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kota Batam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat. (ans)