EKONOMI

NASIONAL

POLITIK

Tim Voli Garuda BP Batam Beri Perlawanan Sengit Saat Hadapi Tim PGRI

On 11.08

Tim voli Garuda BP Batam bertanding sengit VS tim PGRI Batam.


BATAM - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Pikori BP Batam/Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, secara resmi menutup rangkaian Kejuaraan Voli Piala Bergilir Walikota Batam & Piala Bergilir Ketua TP PKK Kota Batam Tahun 2026 di GOR Raja Djafar, Tiban Indah, Minggu (17/5/2026).

Kejuaraan yang berlangsung sejak 14 April 2026 dan diikuti total 64 peserta ini menjadi panggung kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan, menjunjung sportivitas, serta membangun kolaborasi positif untuk kemajuan Kota Batam.

Pada partai puncak kategori usia 16–39 tahun, tim Garuda BP Batam menunjukkan performa luar biasa dengan menembus babak final dan menghadapi PGRI Kota Batam dalam pertandingan bergengsi yang berlangsung sengit hingga lima set.

Dalam laga final tersebut, Garuda BP Batam harus mengakui keunggulan tipis PGRI Kota Batam dengan skor: 28-26, 24-26, 17-25, 25-21, 17-15 untuk kemenangan PGRI Kota Batam.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara utama, perjuangan Garuda BP Batam mencerminkan daya juang, semangat kompetitif, dan sportivitas tinggi yang menjadi inspirasi dalam dunia olahraga maupun pembangunan daerah.
Selain keberhasilan Garuda BP Batam melaju ke final, BP Batam juga mencatatkan sejumlah capaian membanggakan di berbagai kategori:

• Piala TP PKK kategori usia 25–35 tahun: BP Batam Putri meraih Juara 3 usai mengalahkan PWR dengan skor 3-1.
• Piala TP PKK kategori usia 36–50 tahun: BP Batam Putri meraih Juara Harapan 2.
• Piala TP PKK kategori usia 36–50 tahun: Pikori BP Batam meraih Juara 2 setelah menghadapi IKA Bhayangkari.
• Piala Walikota Batam kategori usia 16–39 tahun: Rajawali BP Batam meraih Juara 3 usai menaklukkan Kecamatan Batu Ampar dengan skor 3-2.
• Piala Walikota Batam kategori usia 16–39 tahun: Garuda BP Batam sukses menjadi Finalis.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana strategis dalam membangun karakter, solidaritas, dan sinergi antarelemen masyarakat.

“Melalui olahraga, kita belajar tentang disiplin, kerja sama, perjuangan, dan sportivitas. Semangat inilah yang harus terus kita bawa dalam membangun Batam sebagai kota yang maju, sehat, dan harmonis,” ujarnya.

Senada, Ketua Pikori BP Batam/Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.

“Kejuaraan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang bagaimana seluruh elemen Kota Batam bersatu, berkompetisi secara sehat, dan saling menguatkan demi Batam yang lebih hebat,” ungkapnya.

Partisipasi aktif BP Batam di berbagai kategori sekaligus menjadi simbol komitmen institusi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, kompetitif, dan berdaya saing.

 
Melalui semangat olahraga, BP Batam berharap nilai sportivitas, persaudaraan, dan kolaborasi yang terbangun selama kejuaraan dapat terus menjadi energi positif dalam mewujudkan Batam sebagai kota modern, inklusif, dan berprestasi.(nva)





Editor: taher

Ini Upaya BP Batam Antisipasi Keleringan DAM Air Bersih Dampak El Nino

On 20.29

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan dan ketersediaan air baku di tengah ancaman fenomena “El Nino”.

Dengan melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta AirNav Indonesia, BP Batam akan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan guna menghadapi fenomena kemarau panjang yang berlangsung sekitar bulan Juni hingga Agustus 2026 mendatang.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga volume air di sejumlah waduk agar tetap aman dan berada pada elevasi maksimum. Sehingga, suplai atau distribusi air bersih kepada masyarakat maupun sektor industri dapat berjalan optimal tanpa gangguan.

Denny berharap, operasi Teknologi Modifikasi Cuaca ini dapat memberikan dampak besar terhadap ketersediaan di Waduk Nongsa, Sei Ladi, Sei Harapan, Mukakuning, Tembesi dan Duriangkang yang saat ini masih menjadi perhatian utama akibat penurunan permukaan air baku yang cukup signifikan.

“Kami merencanakan modifikasi cuaca ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan El Nino. Meskipun hujan masih turun, sering kali tidak jatuh di area tangkapan waduk. Oleh karena itu, kami berupaya agar hujan dapat diarahkan ke wilayah waduk sehingga mampu menambah cadangan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Denny saat memimpin rapat koordinasi, Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan hasil rapat bersama tim, Denny mengatakan bahwa operasi hujan buatan ini dilakukan selama satu pekan sebagai tahap awal. Selama masa ini, BP Batam pun akan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan dan dampaknya terhadap kenaikan debit air waduk.

Di samping itu, Denny juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan menjaga ketahanan air Batam dengan menggunakan air secara lebih bijak.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih menghemat penggunaan air. Jika menemukan tindakan di luar prosedur terhadap jaringan air, segera laporkan kepada kami agar distribusi dan kebutuhan air dapat tetap terkendali,” tegasnya.

Belajar dari Singapura, Batam Perkuat Ketahanan Air Baku

Dalam memaksimalkan pengelolaan air, Denny Tondano dalam rapat tersebut turut menyinggung soal rencana jangka panjang BP Batam. Melalui pelajaran berharga yang datang dari negara tetangga, Singapura.

Negara maju yang tumbuh tanpa adanya sumber air alami ini sukses berkembang menjadi salah satu negara dengan manajemen pengelolaan air mumpuni sejak beberapa dekade terakhir.

Bahkan dalam satu artikel, Peter Gleick, ahli hidrologi dan pendiri Pacific Institute, menilai bahwa keberhasilan Singapura terletak pada pendekatan yang lebih mengutamakan efisiensi dalam menggunakan air. “Mari gunakan air dengan bijaksana, hentikan pemborosan air. Temukan sumber pasokan baru”.

Pemerintah Singapura dengan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten pun kemudian menyusun rencana besar yang terus disempurnakan dengan menciptakan empat sumber utama pasokan air yang disebut “keran nasional”. Ini terdiri dari air impor, desalinasi (pengolahan air laut), penampungan air hujan, dan ‘NEWater’ atau air daur ulang.

Pengalaman tersebut menjadi inspirasi penting bagi BP Batam dalam merancang strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pasokan air di tengah tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan kebutuhan masyarakat.

“Seluruh kajian teknis yang berkaitan dengan ketahanan air baku di Batam sudah kita pertimbangkan. Saya juga akan berkoordinasi dengan pimpinan BP Batam terkait langkah-langkah antisipatif lain agar suplai air baku ini bisa terus maksimal di tengah pertumbuhan pendudukan dan industri saat ini,” tutup Denny. (dn)

Warga Puskopkar Kini Bisa Bernafas Lega, Tuntutannya Dipenuhi BP Batam

On 10.13

 


BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam merespons cepat dalam menyelesaikan persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap ratusan rumah di Perumahan Puskopar, Batu Aji.

Tidak perlu berlama-lama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra langsung mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan warga dan pihak pengembang, Senin (11/5/2026).

“Tentunya kami sangat memahami keresahan yang dihadapi oleh masyarakat. Oleh karena itu, BP Batam bergerak cepat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, Selasa (12/5/2026).

Ariastuty menjelaskan, dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak pengembang, akan menyelesaikan kewajibannya untuk pembayaran UWT tahap awal selama 30 tahun.

Sehingga, setelah UWT tahap awal itu dibayarkan, masyarakat Perumahan Puskopar dapat melakukan perpanjangan UWT untuk 20 tahun berikutnya.

“BP Batam akan memberikan waktu kepada pihak pengembang untuk menyelesaikan kewajibannya hingga pertengahan Juni 2026. Hal ini sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan oleh pihak pengembang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rangka mendukung proses penyelesaian pembayaran UWT tahap awal, BP Batam akan menyiapkan dan menyampaikan dokumen yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menjadi dasar terkait kewajiban pembayaran UWT.

“Ada sebanyak 221 rumah yang nantinya akan dilakukan perhitungan lebih lanjut terkait luas lahan keseluruhan serta besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk pembayaran UWT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Ia menambahkan, masyarakat sebagai pemilik 221 rumah akan diberikan mekanisme perpanjangan alokasi selama 20 tahun.

“Terkait dengan HGB yang mendekati masa berakhir, masyarakat tidak perlu khawatir, karena hak tersebut tidak akan hangus dan tetap dapat diproses sesuai mekanisme penyelesaian yang sedang disiapkan,” tutupnya.(egg)




Editor: alfi

Kepala BP Batam Amsakar Achmad Apresiasi Driver Online Jaga Nama Baik Batam

On 15.31

Kepala BP Batam Amsakar Achmad


BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi peran driver online sebagai garda terdepan dalam menjaga nama baik Batam kepada wisatawan.

Hal itu disampaikan Amsakar Achmad saat menerima audiensi Perwakilan Driver Online Batam di Marketing Centre, Selasa (12/5) siang.

Amsakar menilai, pekerja informal turut menunjang tren kunjungan wisatawan ke Batam. Terlebih, para driver online yang masuk dalam sektor tersebut langsung berhadapan dan bisa memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dari data yang dihimpun, tren positif di awal tahun hingga Februari 2026, kunjungan wisman tercatat mencapai 257.928 orang. Meningkat 25,43 persen dibandingkan Februari 2025.

“Rekan-rekan ini sebenarnya menjadi bagian penting dan corong dalam menyampaikan hal-hal baik tentang Batam kepada para wisatawan,” katanya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Batam itu turut mengapresiasi masukan dan aspirasi yang disampaikan para driver online. Ia pun mendorong ekosistem transportasi digital yang semakin baik sejalan terbitnya Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Tranportasi Online.

“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” terangnya.

Kepala BP Batam lantas menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas iklim investasi salah satunya melalui komunikasi yang harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi dan pemerintah untuk merumuskan solusi yang berkeadilan bagi seluruh pihak.

“Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama kota Batam,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan yaitu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri; Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. (gam)




Editor: taher

Garudayaksa FC Juara Liga 2, Fary Francis: Spirit of Garuda Siap Terbang Tinggi di Super League

On 13.55

 

Garudayaksa FC menjuarai Liga 2 usai menang 4-3 atas PSS Sleman. Foto/Garudayaksa tim

BATAM - Pertarungan sengit penuh drama mewarnai partai final Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026 antara Garudayaksa FC menghadapi tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5). Setelah bermain imbang 2-2 hingga babak extra time, Garudayaksa FC akhirnya memastikan gelar juara lewat drama adu penalti dengan skor 4-3.


Kemenangan bersejarah itu sekaligus mengantarkan tim berjuluk “Spirit of Garuda” promosi ke Super League musim 2026/2027 bersama PSS Sleman dan Adhyaksa FC.


Wakil Ketua Dewan Pembina Garudayaksa Academy FC, Widjono Hardjanto dan Fary Francis, Dusan Bogdanovic CEO Garudayaksa, Danang Wijaksana Sulistya Pembina Garudayaksa yang hadir langsung menyaksikan pertandingan final di Stadion Maguwoharjo tampak larut dalam euforia kemenangan bersama pemain dan suporter.


Menurut Fary, keberhasilan Garudayaksa FC bukan sekadar pencapaian olahraga, tetapi menjadi simbol lahirnya semangat baru sepak bola nasional yang dibangun melalui kerja keras, disiplin, pembinaan usia muda, dan mental juara.


“Selamat atas keberhasilan Garudayaksa FC meraih gelar Juara Liga 2 dan memastikan tiket menuju Super League musim 2026/2027. Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, semangat juang, dan kekompakan seluruh pemain, pelatih, manajemen, serta dukungan luar biasa para suporter,” ujar Fary mengawali komentarnya.


Fary yang juga menjabat sebagai Deputi Investasi BP Batam menegaskan, keberhasilan Garudayaksa FC tidak terlepas dari komitmen Ketua Dewan Pembina Garudayaksa FC, Prabowo Subianto, dalam membangun sepak bola Indonesia yang lebih profesional, berkarakter, dan mampu melahirkan generasi pemain bermental juara.


“Keberhasilan ini menjadi bagian dari perjuangan dan komitmen Bapak Prabowo Subianto dalam membangun sepak bola Indonesia yang kuat, modern, dan mampu bersaing di level tertinggi,” tegasnya.


Sementara, Widjono Hardjanto  berharap keberhasilan Garudayaksa FC menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan membawa semangat kebangkitan sepak bola nasional.


“Semoga Garudayaksa terus terbang tinggi membawa semangat baru bagi sepak bola Indonesia dan siap bersaing di kasta tertinggi Super League musim depan,” tambah Widjono Hardjanto.


Dalam pertandingan final, Garudayaksa FC tampil agresif sejak awal laga. Tim dengan julukan “Spirit of Garuda” berhasil unggul lebih dulu lewat sundulan Kelilauw pada menit ke-23 sebelum Everton menggandakan keunggulan melalui titik penalti pada menit ke-35.


Namun PSS Sleman bangkit di babak kedua lewat dua gol Gustavo Tocantins, termasuk gol dramatis di masa injury time yang memaksa pertandingan berlanjut ke extra time dan adu penalti.


Pada babak tos-tosan, kiper Garudayaksa Yuwanto Beny tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan penalti terakhir Gustavo Tocantins dan memastikan kemenangan 4-3 untuk Garudayaksa FC.


Selain gelar juara, kompetisi Liga 2 musim ini juga menghadirkan sejumlah penghargaan individu. Pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra, dinobatkan sebagai pelatih terbaik setelah membawa timnya tampil impresif sepanjang musim.


Sementara, gelar pemain terbaik diraih Gustavo Tocantins dari PSS Sleman, sedangkan top skor menjadi milik Adilson Silva dari Adhyaksa FC dengan koleksi 26 gol. Penghargaan pemain muda terbaik diberikan kepada Ikram Al Giffari dari FC Bekasi City.


Keberhasilan Garudayaksa FC menjuarai Liga 2 dinilai menjadi sinyal kebangkitan klub-klub baru dengan sistem pembinaan modern yang serius membangun masa depan sepak bola Indonesia.(gam)





Editor: taher