Home » Cahaya Ilahi » Ustadz Wijayanto Ingatkan Warga Batam Bahaya LGBT
Rabu, 24 Mei 2017 - 15:26 WIB

Ustadz Wijayanto Ingatkan Warga Batam Bahaya LGBT

Ustadz Wijayanto Ingatkan Warga Batam Bahaya LGBT Ustadz Wijayanto memberi tausiyah di Tabligh Akbar Cahaya Ramadhan di Kota Batam, Rabu, 24 Mei 2017

 

BATAM – Ribuan masyarakat Batam tumpah ruah menghadiri acara tabligh akbar Cahaya Ramadhan yang digelar agung podomoro land Batam, Rabu (24/5/2017) pagi.

 

Dalam tausiyahnya Ustadz Wijayanto asal Ibu Kota menekankan tiga hal penting dalam menjalankan ibadah puasa, pertama menjaga hawa nafsu.

 

Kedua bulan Ramadhan juga dapat menjadi momen penting dalam menyatukan NKRI pascapemilihan kepala daerah DKI Jakarta.

 

Menurut ustadz asal Jogja tersebut, Pilkada DKI Jakarta telah membuat umat dan bangsa di Indonesia terpecah belah.

 

Diharapkan dengan hadirnya bulan suci Ramadhan mendatang, dapat menyatukan kembali kerukunan antar umat beragama.

 

Dan yang ketiga kata Ustad Wijayanto, umat Islam diwajibkan menjalin hubungan baik antara orang tua dan anak, suami dan istri serta sesama manusia.

 

Selain itu penceramah yang kondang di televisi nasional tersebut mengingatkan warga Batam untuk mewaspadai wabah penyakit bernama LGBT atau lesbi, gay, bisexual dan transgender.

 

Kegiatan tabligh akbar ini sendiri telah rutin diadakan oleh pengembang orchard park Batam setiap tahunnya.

 

Selain ceramah panitia juga mengadakan bakti sosial berupa donor darah, sumbangan pada anak yatim piatu serta kaum duafa yang tersebar di Batam. (alfie)

BERITA LAINNYA

Waspada Politik Adu Domba Kaum Cebong

TGB Rayu Ustadz Abdul Somad Dukung Jokowi ?

Ustadz Hari Moekti Berpulang, Semoga Husnul Khotimah

Aroma Kebencian Ahoker-Jokower Pada Pemimpin Islam Makin Bringas

Begini Penampakan Gunung Pelangi Yang Disebut Alquran

BMH Kepri Beri Santunan Anak Yatim Piatu

Ramadhan Memberi Berkah Bagi Warga Belakangpadang

Mayoritas Awal Puasa 2018 Serentak

Nurdin : Jangan Lupakan Tujuan Hidup Kita di Dunia

Waspada Misi Relawan Antipolitisasi Masjid