Home » Kepri » Tim Terpadu Batam Ratakan Ruli Marina Sekupang, Warga Mengaku Pasrah
Friday, 28 April 2017 - 17:13 WIB

Tim Terpadu Batam Ratakan Ruli Marina Sekupang, Warga Mengaku Pasrah

Tim Terpadu Batam Ratakan Ruli Marina Sekupang, Warga Mengaku Pasrah Sebuah alat berat membongkar ruli di kawasan Marina Sekupang Batam. Tidak ada perlawanan berarti dari warga.

 

 

BATAM – Warga ruli Marina Sekupang mengaku pasrah dengan penggusuran yang dilakukan tim terpadu Pemko Batam, Jumat (28/4/2017).

 

Di tengah aksi tangan-tangan besi petugas, warga berusaha menyelamatkan puing-puing dan barang berharga yang masih bisa digunakan.

 

Ratusan aparat gabungan terus menyisir satu persatu bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalan raya tersebut.

 

Alat berat yang dikerahkan seakan memberi rasa trauma mendalam kepada warga di lokasi.

 

Petugas terlihat berusaha memberi kesempatan kepada warga untuk membongkar sendiri bangunannya.

 

Para korban terlihat begitu terpukul dengan tindakan pembongkaran yang dilakukan aparat gabungan ini.

 

Namun apa daya mereka tak punya kekuatan melawan. Ismawaty pemilik bangunan mengaku pasrah rumah yang sudah ditinggali selama 14 tahun dibongkar aparat.
 

Warga berharap kepada pemerintah tidak pilih kasih saat membongkar ruli dan meminta agar ada ganti rugi yang layak.

 

Penertiban bangunan liar ini mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat kepolisian dan TNI. (anggie)

BERITA LAINNYA

H+2 Lebaran, Pantai Trikora Bintan Diserbu Warga

H-3 Lebaran, Ratusan Kendaraan Mengular di Pelabuhan Roro Telagapunggur

Imbauan e-KTP Berlaku Seumur Hidup, Tak Digubris Perbankan

Layani Arus Mudik, Sriwijaya Tambah Rute Batam-Natuna

Warga Batam Keluhkan Isi Gas Melon Tak Sesuai Takaran, Pengeluaran Kian Membengkak

Tangani Banjir, Dinas Bina Marga Batam Cuma Tebar Janji

Catat! Ini Jadwal Pendaftaran dan Tes Masuk SMP Favorit di Kota Batam

Batam Dikepung Banjir, Ruas Jalan Lumpuh

Tiga Hari Jelang Ramadhan, Bandara Hang Nadim Dijejali Pemudik

Jelang Penerimaan Siswa Baru, Kota Batam Kekurangan 150 RKB