Home » Kepri » Tangan Berkeringat Monika Tak Boleh Kerja
Tuesday, 9 May 2017 - 14:44 WIB

Tangan Berkeringat Monika Tak Boleh Kerja

Tangan Berkeringat Monika Tak Boleh Kerja Seorang staf PT Tunas Karya sedang mengecek tangan pencaker.

 

 

Ribuan Pencaker Serbu Sumitomo dan Cyba Batam
 

BATAM – Ribuan calon pencari kerja menyerbu pujasera Batamindo Mukakunig Batam, Selasa (9/5/2017) pagi.

 

Mereka berebut posisi lowongan operator di dua perusahaan PT Sumitomo dan PT Cyba. Antrean panjang menghiasi proses perekrutan tersebut.
 

Selain persyaratan umur, uniknya pihak perusahan juga menyeleksi telapak tangan pencaker. Bila didapati tangan yang berkeringat, secara tomatis calon langsung gugur dan tidak bisa memasuki tahap berikutnya.

 

Monika, satu di antara pencaker terpaksa  mencari  lowongan dan kesempatan berikutnya karena tangannya sering berkeringat meskipun dari sisi umur dan persyaratan lainnya memenuhi.
 

“Sedih sekali gak keterima kerja. Tadi tangan saya basah berkeringat,” lirih Monika.
 

Sementara Andi, seorang pencaker lainnya mengaku kesulitan mencari pekerjaan di Batam karena berbagai persyaratan yang ditentukan diantaranya harus memiliki pengalaman kerja bahkan harus memiliki NPWP.

 

Meski outsourching telah dilarang keberadaannya, namun anehnya perekrutan operator tersebut masih menggunakan jasa penyalur tenaga kerja yakni PT Tunas Karya.

 

“Dua perusahaan (PT Sumitomo dan PT Cyba, red) sedang membutuhkan karyawan banyak. Jadi kita diminta bantu,” kata Heru, Staf PT Tunas Karya. (anggie)

BERITA LAINNYA

Jelang Penerimaan Siswa Baru, Kota Batam Kekurangan 150 RKB

Listrik Batam Tetap Naik, Warga: Gubernur Kepri Pembohong

Kantor Disduk Batam Terendam Banjir

Kasie Trantib Sagulung: Winner Junction Berbohong!

Sudah Di-SP3 Bongkar Gorong-gorong, Bos SP Plaza Membangkang

Tim Terpadu Batam Ratakan Ruli Marina Sekupang, Warga Mengaku Pasrah

Naomi, Bocah Kelainan Jantung di Batam Perlu Bantuan Dermawan

Begini Penampakan Drainase SP Plaza Penyebab Banjir Batuaji Batam

Hujan Sebentar, Sagulung Batam Terendam Banjir

Tak Tahan Didemo, Gubernur Kepri Segera Revisi TDL Batam