Home » Ekonomi » Suzuki IGNIS Raih Penjualan Terbaik 2017
Monday, 8 May 2017 - 10:57 WIB

Suzuki IGNIS Raih Penjualan Terbaik 2017

Suzuki IGNIS Raih Penjualan Terbaik 2017 Seorang staf Suzuki Indomobil Batam terlihat berpose bersama IGNIS

 

 

JAKARTA – Animo konsumen kepada Suzuki IGNIS cukup tinggi. Terbukti produk anyar Suzuki tersebut berhasil diganjar sebagai Best Buy Car atau penjualan terbaik di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017.

 

Selama ajang IIMS berlangsung Suzuki IGNIS telah menjadi incaran pengunjung, terbukti dengan tingginya animo pengunjung yang ingin melakukan test drive mencapai 1.873 orang.

 

Sebagai genre baru di kelas Sport Utility Vehicle (SUV) yang ada di Indonesia, Suzuki IGNIS memiliki karakter yang bisa diandalkan sesuai dengan kondisi di Indonesia mulai dari iklim hingga permukaan jalan yang tidak mulus dan tergenang air jika hujan

 

“Dengan jumlah angka penjualan Suzuki IGNIS yang telah melewati target yakni sebanyak 478 unit per tanggal 5 Mei kemarin, kami berharap ke depannya Suzuki IGNIS dapat terus menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan kendaraan yang kompak, stylish dan nyaman,” ujar Arviane D.Bahar, Head of Corporate PR PT SIS.

 

Selain penghargaan ‘Best Buy Car’ untuk Suzuki IGNIS, PT SIS juga menerima penghargaan untuk salah satu dari Suzuki Angels yang dinobatkan sebagai Miss Congeniality IIMS 2017. Penilaian ini didasarkan pada kriteria 3B: Brain, Beauty dan Behaviour. (thr/republika.co.id)

BERITA LAINNYA

Wow, Suzuki Twin Meluncur dengan Senyum

Suzuki Bike Meet 2017: Penjualan Motor Sport GSX-150 Melonjak Tajam di Batam

700 Peserta Dipastikan Meriahkan Suzuki Bike Meet Batam di Kepri Mall

Yuk, Hadiri Suzuki Bike Meet 2017 di Kepri Mall

Tiga Jam Lebih PLN Batam “Panggang” Warga

Ritel OG Home Batam Tutup Total, PHK Makin Berjibun

New Ertiga Diesel, L-MPV Hybrid Pertama di Indonesia

Suzuki Swift Sport Kian Agresif

Suzuki Baleno Hatchback Resmi Mengaspal di Indonesia

Utang Indonesia Capai Rp 3.706 T, Pemerintah Wajib Bayar Bunga Rp 247,6 T