Home » Nasional » Stop Reklamasi Teluk Jakarta: Anies-Sandy Jangan Gentar Hadapi Luhut Binsar Panjaitan
Saturday, 22 April 2017 - 10:31 WIB

Stop Reklamasi Teluk Jakarta: Anies-Sandy Jangan Gentar Hadapi Luhut Binsar Panjaitan

Stop Reklamasi Teluk Jakarta: Anies-Sandy Jangan Gentar Hadapi Luhut Binsar Panjaitan Reklmasi Jakarta sangat berbahaya bagi kedaulatan bangsa

 

 

JAKARTA – Meski belum dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno langsung diintervensi oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

 

Hal ini terkait dengan tekad pasangan yang didukung umat Islam tersebut yang tegas menolak reklamasi Teluk Jakarta. Menyusul reklmasi Teluk Jakarta hanya akan menguntungkan golongan tertentu dan dikhawatirkan akan menjadi koloni baru bagi warga negara Cina, sehingga makin mudah mereka menguasai Jakarta khususnya dan Indonesia ke depannya.

 

Seusai dinyatakan menang di Quick Count, Luhut Binsar Panjaitan akan segera menemui pasangan Anies-Sandi terkait proyek reklamasi yang sudah berjalan di era Gubernur Ahok.

 

Luhut akan berupaya agar Anies-Sandi mengurungkan niatnya untuk menghentikan proyek reklamasi itu.

 

“Kita sudah ada proses yang baru, nanti disampaikan, dilihat. Tentu harus dengan baik-baik dijelaskan. Mungkin pak Anies belum punya data yang banyak,” kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan seperti dilansir poskotanews.com, Kamis (20/4/2017).

 

Luhut meyakini, Anies-Sandi akhirnya akan mengerti bahwa proyek reklamasi tak perlu dihentikan. “Saya kira setelah lihat datanya dari hasil penelitian tentu akan datang dengan pikiran lebih jernih. Kita bicara untuk kepentingan Jakarta dan nasional,” ucap Luhut.

 

Baik Anies maupun Sandi dalam kampanyenya selalu mengatakan bahwa proyek reklamasi hanya menguntungkan pihak tertentu. “Kami mengambil keputusan untuk menghentikan proyek reklamasi,”¬†tegas Sandiaga, Jumat (17/3/2017).

 

Menurutnya, jika reklamasi dihentikan, ia akan mengajak masyarakat dan pengembang untuk berembuk. “Kita mau win-win solution, warga diberikan kemenangan, tetapi yang investasi dipastikan juga tidak dirugikan,” ucap dia.(man)

BERITA LAINNYA

Lecehkan Al-Quran, Metro TV Dituntut Minta Maaf

Alumni 212: Rezim Jokowi Idap Islamophobia

Habib Rizieq Shihab Meriahkan Reuni Akbar 212, Rezim Jokowi Meradang ?

2018, Kemendikbud Buka Lowongan Guru PNS

Pengacara Setnov Kesal Kliennya Dituding Pakai Infus Bayi

Papa Nov Kembali Tersangka Korupsi KTPel

Dilarang Masuk AS, Elektabilitas Gatot Jungkalkan Prabowo dan Jokowi

Penolakan Ketua GNPF di Cirebon, Bukti Mereka Tak Rela Umat Islam Indonesia Bersatu

Subhanallah, Gagahnya Anies-Sandi Pakai Baju Dinas Pemimpin DKI Jakarta

TNI: Senjata Brimob Mematikan dan Canggih