Home » Nasional » Siaga PKI Bangkit dan Kutuk Jokowi, Jutaan Umat Islam Gelar #Aksi299
Thursday, 28 September 2017 - 21:32 WIB

Siaga PKI Bangkit dan Kutuk Jokowi, Jutaan Umat Islam Gelar #Aksi299

Siaga PKI Bangkit dan Kutuk  Jokowi, Jutaan Umat Islam Gelar #Aksi299 Waspada kebangkitan PKI atau tak bertuhan

 

 

JAKARTA – Kebangkitan PKI sudah di depan mata, sementara kedzaliman Jokowi kian merajalela pada umat Islam. Untuk menolak dua kemungkaran tersebut jutaan umat Islam dari seluruh Tanah Air akan kembali memutihkan Jakarta, Jumat (29/9/2017).

 

 

Meski rezim diktator Jokowi melarang warga datang namun perkiraan jumlah massa bakal melebihi #AksiSuperDamai212 saat umat Islam menuntut Ahok agar segera diadili akibat menistakan agama Islam.

 

 

Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif menegaskan, pihaknya akan sangat berhati-hati dalam menggelar Aksi 299 besok. Ia tidak ingin aksi damai ini disusupi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

 

 

“Kami hati-hati betul menggelar aksi ini, jangan sampai disusupi. Kami juga menegaskan tidak ada agenda lain selain di DPR RI. Kalau ada Aksi 299 di tempat lain, itu bukan kami,” tegas Slamet saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (28/9/2017).

 

 

Slamet menambahkan, ada dua hal yang disampaikan dalam aksi tersebut. Pertama mereka dengan tegas menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat, atau Perppu Ormas. Kedua mereka juga menolak kebangkitan paham komunis dalam hal ini adalah Partai Komunis Indonesia (PKI) yang terkesan dilindungi oleh Jokowi.

 

 

“Kami hanya ingin menyampaikan dua hal saja. Kami menolak Perppu Ormas dan PKI,” jelasnya.

 

 

Aksi yang rencananya digelar mulai pukul 13.00 WIB itu akan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Diantaranya, mantan Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) RI periode 1999-2004, Amien Rais. Kemudian mereka juga mengundang penyair kondang, Taufiq Ismail, dia akan membacakan puisi terkait kebangkitan PKI.

 

 

“Nantinya petisi dari tokoh nasional yang hadir akan diserahkan langsung ke Komisi II DPR RI. Karena Komisi II yang berkenan dengan masalah itu,” ujarnya.(wan)

 

 

sumber: republika.co.id

BERITA LAINNYA

Lecehkan Al-Quran, Metro TV Dituntut Minta Maaf

Alumni 212: Rezim Jokowi Idap Islamophobia

Habib Rizieq Shihab Meriahkan Reuni Akbar 212, Rezim Jokowi Meradang ?

2018, Kemendikbud Buka Lowongan Guru PNS

Pengacara Setnov Kesal Kliennya Dituding Pakai Infus Bayi

Papa Nov Kembali Tersangka Korupsi KTPel

Dilarang Masuk AS, Elektabilitas Gatot Jungkalkan Prabowo dan Jokowi

Penolakan Ketua GNPF di Cirebon, Bukti Mereka Tak Rela Umat Islam Indonesia Bersatu

Subhanallah, Gagahnya Anies-Sandi Pakai Baju Dinas Pemimpin DKI Jakarta

TNI: Senjata Brimob Mematikan dan Canggih