RT/RW Berperan Menangkal Perkembangan Radikalisme di Masyarakat


Kamis, 12 Juli 2018 - 09:50 WIB

 

Batam, Komando Resor Militer (Korem) 033 Wirapratama bersama Pemerintah Kota Batam dan Polresta Barelang melaksanakan Pembekalan kepada jajaran Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Bintara Pembina Desa/Kelurahan (Babinsa), Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babin Kamtibmas),  Lurah dan Camat se Kota Batam, bertempat di Pacific Hotel, Rabu (4/7).

 

Acara yang digagas Korem 033 Wirapratama ini bertuan untuk memberikan pemahaman ke jajaran RT dan RW serta aparatur yang bertugas di masyarakat agar wapada terhadap penyebaran faham radikal dan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di Kota Batam.

 

Walikota Batam, H. Muhammad Rudi dalam sambutannya sangat mendukung kegiatan ini dan berharap menjadi agenda yang berkelanjutan, mengingat jajaran RT RW dan aparatur memiliki masa tugas sehingga harus terus diingatkan akan kewaspadaan dini.

 

Menurtnya, perangkat RT/RW memiliki peran besar dalam menangkal perkembangan paham radikalisme di lingkungan masyarakat. Salah satu yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan intelegensi serta masyarakat tidak apatis terhadap lingkungan sekitar.

Batam harus aman, kenapa harus aman karena dengan amanlah Batam bisa terus membangun menjadi kota yang cantik dan menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.

 

Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema dalam pembekalannya mengatakan  Batam merupakan primadona, yang memiliki letak geografis dengan potensi sebagai jalur perdagangan, kawasan khusus, kota industri dan berada di wilayah perbatasan. Sehingga mencitakan Batam yang aman dan nyaman wajib hukumnya bagi kita semua untuk menjaganya.

 

“Berkaitan dengan kegiatan ini,  bagaimana menghidupkan kembali kultur budaya dan jati diri bangsa serta kedekatan untuk menumbuhkan kebersamaan. Jika ini semua  sudah dimantapkan kembali, yakinlah pergolakan tidak terjadi karena ada kepekaan dari peranata perangkat daerah terhadap perkembangan situasi wilayah. Jika sudah begitu tentu jika ada penyimpangan dapat dengan mudah di deteksi oleh Pemerintah Daerah karena sudah ada informasi awal dari Rt/RW nya,” jelasnya. *** (hms)