Home » Nasional » Rezim Jokowi Anggap Nyawa Rakyat Hanya Untuk Bahan Pelajaran
Kamis, 21 Juni 2018 - 06:02 WIB

Rezim Jokowi Anggap Nyawa Rakyat Hanya Untuk Bahan Pelajaran

Rezim Jokowi Anggap Nyawa Rakyat Hanya Untuk Bahan Pelajaran Rezim Jokowi saat merencanakan ASDP membuka pelayaran atau penyeberangan di Danau Toba, Sumut, untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata.

 

JAKARTA – Pernyataan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi terkait insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba sangat melukai perasaan korban dan bangsa Indonesia.

 

“Menyedihkan. Komentar Menhub terhadap 200 korban kecelakaan kapal ‘sebagai pelajaran’,” sesal Pengamat Politik, Pertahanan, dan Keamanan, Hermawan Sulistyo.

 

Profesor riset bidang perkembangan politik LIPI itu menyarankan Budi kembali ke bangku kuliah. Sehingga, tidak asal bicara terkait status korban kecelakaan.

 

“Ternyata nyawa rakyat hanya untuk bahan pelajaran Menhub. Kalau masih belajar, ya jadi mahasiswa di kampus saja. Jangan jadi menteri, baru belajar,” saran pendiri lembaga kajian Concern Strategic Think Tank itu.

 

Sepertid diketahui sebelumnya, Menhub Budi Karya Sumadi menyoroti aspek keselamatan terkait kecelakaan kapal di Toba. Menurut mantan Dirut Angkasa Pura II itu, koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) perlu ditingkatkan. Sebab, operasional kapal feri seperti KM. Sinar Bangun merupakan kewenangan Pemda.

 

“Saya mengimbau seluruh Pemda yang mengelola pelabuhan untuk meningkatkan safety. Ini (kecelakaan KM. Sinar Baru) akan jadi satu pelajaran bagi pemerintah untuk melakukan koordinasi lebih baik dengan Pemda. Kami akan melakukan koordinasi yang lebih insentif karena memang ada upaya kami untuk menyeragamkan keselamatan yang ada,” ujar Budi di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu (20/6).

 

 

sumber: rmol

BERITA LAINNYA

Klaim Caplok Saham Freeport, Rezim Jokowi Diduga Bohongi Rakyat

Dukung Penista Agama, GNPF Ulama Coret TGB dari Daftar

Amien : Jokowi Terapkan Ekonomi dan Intelijen Dajjal

Lava Pijar Gunung Agung Capai 2 Kilometer

SBY : Polri, BIN, TNI Netral Lah

Komnas HAM Kutuk Penistaan Rezim Jokowi Pada Wartawan

H-5 Lebaran 2018, Lonjakan Pemudik di Bandara Hang Nadim Meningkat

Waspadai Agenda Setting Istilah “Masjid Radikal”

Dana THR dan Gaji ke-13 PNS Ternyata Diambil dari APBD

Penggerudukan Radar Bogor Ancam Kebebasan Pers