Home » Politik » Retribusi Reklame Batam Dinilai Tidak Efektif
Rabu, 16 Maret 2016 - 17:57 WIB

Retribusi Reklame Batam Dinilai Tidak Efektif

Retribusi Reklame Batam Dinilai Tidak Efektif Anggota DPRD Batam Amintas Tambunan memaparkan besaran APBD Batam kepada para tamu. foto: alfie/kepriupdate

 

BATAM – DPRD Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara melakukan kunjungan kerja ke kantor dewan Batam, Rabu (16/3/2016).

 

Kunjungan tersebut merupakan studi banding terkait retribusi tower telekomunikasi guna menambah pendapatan asli daerah (PAD) mereka.

 

“Mereka sangat tertarik studi banding ke Batam karena jumlah pendapatan dari pungutan tower telekomunikasi di wilayah ini sudah meningkat hingga Rp5 miliar rupiah per tahun,” kata Salim, Ketua Badan Telekomunikasi dan Informasi Batam.

 

Sementata terkait reklame atau baliho, ada dua pengelolanya yaitu BP Batam dan Pemko Batam. Sehingga para anggota dewan asal Sumatera Utara tersebut kurang tertarik karena dinilai tidak efektif untuk dicontoh.

 

Rapat studi banding tersebut dipimpin oleh Amintas Tambunan dari Fraksi NasDem. Ia memaparkan besaran APBD Kota Batam serta fraksi-fraksi yang ada di DPRD Batam periode 2014-2019. (alfie)

BERITA LAINNYA

Dapat Nomor Urut 2, Pendukung Prabowo-Sandi Langsung Sujud Syukur

Sah, Kwik Kian Gie Dukung Prabowo-Sandi

Di Kota Solo Jokowi Mulai Tidak Dipercaya Rakyat

Ini Alasan Pembahasan APBD-P Batam Tertunda

Begini Tahapan Pembahasan Perda APBD-P Batam 2018

Aturan Drop Out Parkir Batam Masih Tuai Pro Kontra

DPRD Batam Tunda Penandatangan Perda APBD-P 2018

DPRD Batam Minta Gubernur Perpanjang Program Pemutihan Pajak Ranmor

Mengapa BIN Disebut Intel Melayu

Peluang Menang Jokowi Kecil, Golkar Lebih Baik Cabut Dukungan