Home » Cahaya Ilahi » Redam Izzah Islam Indonesia, Kaum Kafir Gencarkan Devide et Impera
Saturday, 11 November 2017 - 06:35 WIB

Redam Izzah Islam Indonesia, Kaum Kafir Gencarkan Devide et Impera

Redam Izzah Islam Indonesia, Kaum Kafir Gencarkan Devide et Impera Persatuan dan persaudaraan umat Islam Indonesia membuat bingung kafir

 

GARUT – Pasca Aksi Bela Islam 212, gelombang devide et impera (adu domba) yang dilakukan kaum kafir, syiah, sekuler, pluralisme dan liberal dengan memanfaatkan para munafik kian gencar menghantam umat Islam Indonesia yang telah menemukan Izzah dan persaudaraan lintas mazhab dan golongan.

 

Setelah sebelumnya kriminalisasi ulama, para pembenci Islam kini getol melarang pengajian kepada sejumlah ulama, terutama pada Ustadz-ustadz yang selama ini getol menuntut penista agama (Ahok) yang didukung rezim Jokowi agar segera dihukum.

 

Seperti yang dialami Ustaz Bachtiar Nasir (Ketua GNPF-MUI). UBN sudah dua kali berturut-turut dilarang untuk ceramah, pertama di Cirebon dan teranyar di Garut.

 

Kendati begitu dirinya tetap menghadiri kegiatan Tabligh Akbar di Garut, sebagai penceramah. Kepala Manajemen AQL Learning center Ustadz Yeri Qusyairi mengatakan ustaz Bachtiar Nasir saat ini sudah berada di Garut setelah sebelumnya berceramah di Tasikmalaya.

 

“Ustaz Bachtiar sudah sejak tadi malam tiba di Garut dan akan tetap mengisi kegiatan tabligh akbar besok, Sabtu (11/11/2017),” jelas Ustadz Yeri seperti dilansir Republika.co.id, Jumat (10/11).

 

Ia mengatakan Ustaz Bachtiar akan tetap berdakwah dan tidak takut meski menghadapi penolakan. DKM Masjid Agung Garut juga tak keberatan jika penyelenggaraan tablig akbar dilaksanakan di Alun-Alun Garut. Apalagi sudah ada surat Rekomendasi Tidak Keberatan yang dibuat oleh DKM Masjid Agung Garut kepad Panitia Tabligh Akbar.

 

Sebelumnya rencana kedatangan Ustaz Bachtiar Nasir dan KH Ahmad Shabri Lubis memperoleh penolakan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut. Kedua dai itu dikabarkan akan menggelar dakwah di Masjid Agung Kabupaten Garut pada Sabtu (11/11/2017).

 

Ustaz Bachtiar Nasir sempat mengimbau agar umat tidak terprovokasi dengan penolakan tersebut dan selalu menjaga persatuan. Ustaz Bachtiar Nasir pun mengajak umat untuk selalu berpikir positif, sehingga bisa melahirkan tindakan-tindakan positif untuk bangsa.

 

“Tetaplah berfikir positif, berbuat positif, dan berpandangan positif lah ke depan, hal itu tentu akan melahirkan tindakan tindakan positif untuk bangsa kita,” ujar UBN.

 

“Energi 212 sudah mengembalikan izzah umat Islam Indonesia. Orang-orang yang hanya pilih pemimpin mukmin, merekalah yang dapatkan izzah. Sementara ‘izzah adalah milik Allah, Rasul dan orang-orang beriman,” tegasnya. (wan/gnpf)

BERITA LAINNYA

Bentengi Generasi Muda Batam dengan Quran

Berdoa Jangan Selalu Minta Hal Duniawi

Ini Amalan Yang Dianjurkan Rasulullah Saat Tahun Baru Islam

Astaghfirullah, Rezim Jokowi Sebut Setiap Warga Indonesia Boleh Tak Bertuhan

Kiat Mendidik Anak Menjadi Orang Sukses

Lebaran Haji Jatuh Pada 1 September 2017

Ini Jadwal dan Tempat Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad di Kota Batam

Rudi Lepas 646 JCH Asal Batam

ICMI: Menangkan Film AAKYL, Rezim Jokowi Fitnah Umat Islam

Gema Takbir Menggema di Seantero Kota Batam