Home » Politik » Ranperda PK5 Batam Dinilai Solusi Angkat Derajat Orang Kecil
Selasa, 6 Maret 2018 - 21:33 WIB

Ranperda PK5 Batam Dinilai Solusi Angkat Derajat Orang Kecil

Ranperda PK5 Batam Dinilai Solusi Angkat Derajat Orang Kecil Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Hussein.

 

 
BATAM – Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Harmidi Umar Husein mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima di Kota Batam dinilai akan mendapat persetujuan dari Walikota Batam, H.M Rudi, Senin (5/3/2018).

 

Jika Ranperda tersebut benar-benar disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Maka dalam jangka waktu sembilan puluh hari kedepannya, PKL di Kota Batam akan memiliki Payung Hukum.

 

“Ranperda ini bertujuan menata dan mensejahterakan seluruh PKL di Kota Batam serta mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sehingga PK5 khusus Batam harus jelas, harus memiliki payung hukum. Sehingga PK5 tertata dan tentu akan sejatera,” tuturnya.

 

Lanjutnya, tata ruang wilayah untuk penataan PK5 tersebut akan ditentukan. Untuk itu pembahasan tata ruang wilayah, pihaknya akan mengaitkan Badan Pertanahan, Pemko Batam dan BP Batam.

 

Ia mengaku optimis dengan adanya Penataan dan Pemberdayaan PK5 di Batam mampu mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Retribusi.

 

“Bila nanti ini sudah jadi Perda, dan tata ruang wilayah sudah ditentukan. Maka seluruh PK5 di Batam harus ditata ulang dan ditempatkan di zona yang telah ditentukan,” tutupnya. (tya)

BERITA LAINNYA

Jokowi Bakal Keok, Caleg Golkar Ramai-ramai Merapat ke Prabowo

Dapat Nomor Urut 2, Pendukung Prabowo-Sandi Langsung Sujud Syukur

Sah, Kwik Kian Gie Dukung Prabowo-Sandi

Di Kota Solo Jokowi Mulai Tidak Dipercaya Rakyat

Ini Alasan Pembahasan APBD-P Batam Tertunda

Begini Tahapan Pembahasan Perda APBD-P Batam 2018

Aturan Drop Out Parkir Batam Masih Tuai Pro Kontra

DPRD Batam Tunda Penandatangan Perda APBD-P 2018

DPRD Batam Minta Gubernur Perpanjang Program Pemutihan Pajak Ranmor

Mengapa BIN Disebut Intel Melayu