Home » Teknologi » Protes Politik Kotor Bank, Anonymous Intesifkan Operasi OpIcarus
Friday, 13 May 2016 - 22:58 WIB

Protes Politik Kotor Bank, Anonymous Intesifkan Operasi OpIcarus

Protes Politik Kotor Bank, Anonymous Intesifkan Operasi OpIcarus Anonymous menyerang sistem bank seluruh dunia akibat politik kotor yang diterapkan bank. Foto: net

 

YUNANI – Grup hacker tersohor sejagad Anonymous kembali mengintimidasi dunia lewat serangan mematikan terhadap target. Kini mereka membidik bank-bank internasional.

 

Dikutip dari CNBC, hingga pertengahan bulan Mei 2016 saja sudah ada sembilan bank besar dunia jadi korban keganasannya.

 

Operasi peretasan bank bersandi OpIcarus ini rencananya berlangsung selama satu bulan. Pihak Anonymous sendiri mengklaim bila operasi OpIcarus akan menjadi salah satu serangan terbesar dalam sejarah.

 

Operasi tersebut dalam rangka memprotes tindak korupsi dunia yang kian merajalela. Guna memuluskan langkahnya itu, Anonymous mengajak grup hacker Ghost Squad Attackers.

 

Serangan Anonymous berbasis DDoS yang membanjiri jaringan website bank target menggunakan trafik dari sumber lain. Kondisi itu membuat sistem down.

 

Menurut Techworm, korban pertama dari OpIcarus adalah bank sentral Yunani. Pihak Bank Yunani mengutarakan memang benar telah jadi korban, namun serangan itu hanya berlangsung selama beberapa menit sebelum akhirnya dihentikan oleh sistem keamanan bank.

 

Sistem perbankan memang aman, namun serangan itu memaksa website bank Yunani down dalam waktu cukup lama.

 

Lewat video mereka yang diunggah di YouTube, Anonymous menyatakan bila korban mereka masih banyak, seperti MasterCard, Visa, IMF, London Stock Exchange, dan bank sentral lain dari berbagai negara.

 

Anonymous menegaskan mereka tidak akan kalah dengan ‘politik kotor‘ dari bank. “Ini hanyalah awal, kami tidak akan berhenti sampai semua mata tertuju pada bank, serta semua institusi yang menyimpan uang hasil aksi kriminal mereka di dalamnya,” ujar Anonymous.

 

Beberapa bank yang sudah berhasil diserang oleh Anonymous dan Ghost Squad Attackers di antaranya adalah bank sentral Siprus, Selandia Baru, Montenegro, dan Prancis. (man/cnbc)

BERITA LAINNYA

Manusia Menuju Zaman Es Berikutnya

Heboh! Internet Media Centre Batam Lemot Saat Dijajal Menkominfo

Mulai Agustus, Yahoo Tutup Aplikasi YM

APJII: Genjot Pertumbuhan Internet Indonesia Butuh IPv6

Agnes Luncurkan Generasi Terbaru Vivo 4G

Ayo Asah Otak Kamu di Kompetisi SDYC 2016

Ini Dampak Gerhana Matahari di Batam

Ini Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Sebagian di Batam

Kota Batam Alami Gerhana Matahari Sebagian

Bijaklah Menggunakan Tinder