Home » Hukum » Polisi Periksa Saksi Pemukulan Wartawan Tanjungpinang
Selasa, 16 Januari 2018 - 19:15 WIB

Polisi Periksa Saksi Pemukulan Wartawan Tanjungpinang

Polisi Periksa Saksi Pemukulan Wartawan Tanjungpinang Rind terbaring

 

 

TANJUNGPINANG  – Pihak kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi kasus pemukulan terhadap wartawan media online dan cetak Sidak News, Rindu Sianipar di Pub Ozon Tanjungpinang belum lama ini.

 

Rindu dipukul hingga babak belur usai melakukan peliputan keributan di Pub Ozon, Jalan MT Haryono, Minggu (14/1/2018) sekira pukul 03.00 WIB.

 

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Ambaridi Jumhur, saat dihubungi di Tanjungpinang, Selesa (6/1/2018), mengatakan pihaknya tengah memeriksa sejumlah kariawan Pub Ozon untuk dimintai keterangannya atas peristiwa itu.

 

“Saat ini kami tengah memeriksa beberapa saksi, meminta keterangan waiters Pub, ada tiga saksi yang sudah diminta keterangannya, juga dengan menyertakan bukti bukti foto saat peliputan,” katanya.

 

Terpisah, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanjungpinang mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum tidak dikenal (OTK) tersebut yang terjadi pada Rindu Sianipar.

 

“Kami meminta pihak kepolisian untuk mengungkap dan menindak tegas pelaku pemukulan. Siapa pun itu pelakunya harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini,” ujarnya.

 

Ia mengutarakan, jika kasus kekerasan tersebut tidak terungkap, IWO Tanjungpinang akan meminta Mabes Polri mengambil sikap tegas.

 

“Kami akan meminta IWO pusat menyurati Mabes Polri untuk mengungkap siapa pelaku pemukulan tersebut,” ungkapnya.

 

Sebagaimana diketahui, Rindu Sianipar merupakan pengurus IWO Tanjungpinang Bidang Hukum. (iwo) 

 

BERITA LAINNYA

Utusan Presiden Kecam Aksi Represif Polisi Pada Mahasiswa

Mabes Polri Tunggu Hasil Penyelidikan Kasus HMI Bengkulu

PB HMI Laporkan Polisi ke Komnas HAM

Prabowo Capres Pilihan Ulama Tandatangani Pakta Integritas

Waktu Terlalu Mepet, Sidang Tuntutan Tjipta Ditunda

Ahli Akuntansi: Tanpa Laporan Keuangan Nilai Aset Belum Bisa Ditetapkan

Saksi Mengaku Beli Satu Unit Apartemen pada Conti Senilai 190 Ribu Sing Dolar

Tjipta Mengaku Transfer Uang Pada Conti Sebesar Rp40 M

Pemko Batam Relokasi 86 Pedagang Pasar Induk

Persekusi Lawan Politik, Jokowi Bawa Indonesia ke Era Otorianisme