Home » Kepri » Pengusaha Sambut Gembira Pencopotan Kepala BP Batam
Tuesday, 10 October 2017 - 22:32 WIB

Pengusaha Sambut Gembira Pencopotan Kepala BP Batam

Pengusaha Sambut Gembira Pencopotan Kepala BP Batam Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro (kanan) menggelar jumpa pers di Gedung Bida Batam Centre

 

 

BATAM – Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) Hatanto Reksodipoetro dikabarkan dicopot. Kabar itu beredar di kalangan pengusaha.

 

Salah satu info terbaru pelantikan Kepala BP Batam yang baru akan digelar besok berikut para deputi.

 

“Info terbaru: jika tidak ada halangan calon kepala BP kawasan dan calon deputi akan dilantik besok,” Begitu rumor yang beredar di kalangan pengusaha.

 

Seorang pengusaha di Batam mengaku sudah mendengar kabar tersebut. Isunya, Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo menggantikan sosok Hatanto yang telah menjabat sejak April 2016 lalu.

 

“Infonya yang saya tahu penggantinya Lukita, Sesmenko Perekonomian,” sebut warga Batam.

 

Hanya saja, kabar pergantian ini kerap dihembuskan sejak beberapa bulan belakangan. Terutama di saat terjadinya pergesekan antara kebijakan Kepala BP Batam dengan kepentingan pengusaha.

 

Beberapa kali kebijakan Hatanto ditentang para pengusaha dan dianggap merugikan serta mematikan pengusaha lokal.

 

Hatanto memang begitu memegang tampuk kekuasaan di BP Batam langsung membuat berbagai macam kebijakan yang tak populer. Diantaranya menaikkan sejumlah sektor pelayanan mulai dari rumah sakit, sewa lahan, bandara, hingga pelabuhan.

 

Tidak itu saja, Hatanto juga menarik sejumlah lahan-lahan tidur dan melarang diperjualbelikan. Kebijakan Hatanto yang sporadis ini membuat pengusaha lokal kelimpungan.

 

Hatanto juga membuat sejumlah kebijakan lainnya. Terutama soal lahan. Beberapa pekan lalu, Perka 10 BP Batam juga muncul soal lahan.

 

Dalam perka itu, lahan-lahan dengan luas tertentu tidak bisa diagunkan tanpa persetujuan dari BP Batam. Kemudian lahan yang tak digarap investor akan ditarik kembali apabila tak segera dibangun dalam waktu tertentu, sedangkan uang jaminan lahan sebesar 10 persen dinyatakan hangus. (tya)

BERITA LAINNYA

Warga Bintan Terserang ISPA

Ini 5 Tuntutan Mahasiswa Umrah Tanjungpinang

Panas Batam Bikin Tubuh Mendidih

IWO Tanjungpinang Resmi Dilantik

IWO Tanjungpinang Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Pelantikan Pengurus

Penetapan Isdianto Sebagai Wagub Kepri Di-PTUN-kan

Walikota Serahkan Anugerah Batam Madani Pada 10 Tokoh

BMH Perwakilan Kepri Peduli TKI Deportasi

IWO Kepri Lebarkan Sayap di Lingga

Warga Ruli Baloi Kolam Kejar Polisi