Home » Ekonomi » Pemerintah Jokowi Hapus BBM Premium
Rabu, 28 Maret 2018 - 01:34 WIB

Pemerintah Jokowi Hapus BBM Premium

Pemerintah Jokowi Hapus BBM Premium Warga demo Jokowi

JAKARTA – Masyarakat Indonesia kini semakin terhimpit. Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) secara perlahan mulai menghilangkan bahan bakar minyak (BBM) khusus penugasan jenis Premium di sejumlah wilayah di Tanah Air pada tahun ini.

 

Rencana penghilangan Premium secara bertahap hadir tak lama setelah Pemerintah menaikkan harga bahan bakar khusus (BBK) jenis Pertalite, akhir pekan lalu. Rata-rata kenaikan sebesar Rp 150 sampai Rp 200 per liter.

 

Kondisi tersebut jelas semakin menyulitkan masyarakat di tengah ekonomi melarat saat ini. Pemerintah dinilai benar-benar ingin mencabut subsidi terutama dari Premium.

 

Pemerintah Jokowi berdalih langkah itu didasari standar emisi yang disyaratkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.20/MENLHK/Setjen/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru.

 

Berdasarkan beleid itu, terhitung mulai Mei 2018, pemerintah mensyaratkan penggunaan BBM standar Euro 4 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Banyuwangi, dan Labuan Bajo. Kebijakan ini akan dijalankan secara bertahap hingga 2021.

 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menjelaskan, permen ini sudah berlaku sejak 10 Maret 2017 untuk kendaraan tipe baru dan 10 Juli 2018 untuk kendaraan yang sedang diproduksi.

 

“Dengan permen ini, bahan bakar minyak yang tidak memenuhi standar (Euro 4) akan segera dihapus,” ujar Adiatma di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, kemarin.

 

Selain itu, menurut dia, Pertamina juga diminta tidak menyalurkan dan menjual Premium pada saat pelaksanaan Asian Games di Jakarta-Palembang serta Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Nusa Dua, Bali. Faktor lingkungan menjadi alasan di balik permintaan tersebut. (man)

 

sumber: republika.co.id

BERITA LAINNYA

Lukita: Wujudkan Batam Maju dan Madani Sebagai Teras NKRI Bagian Barat

Bank BUMN Tidak Pro Rakyat

BP Batam Gelar Perlombaan Hari Bakti ke 47

Gratis!!! BP Batam Gelar Baksos Bibir Sumbing dan Telinga

Bupati Bintan Minta Tambahan Pupuk Subsidi 334 Ton

Ini Sektor Unggulan BP Batam Gaet Investor

Setelah 20 Tahun, Eks Mandarin Hotel Batam Itu Resmi Tutup

PT SIS Ekspor 12.000 Unit All New Ertiga ke 29 Negara

BP Batam Sosialisasi Tracking Sistem Fasilitas Pembebasan Cukai

Lukita Tawarkan Potensi Investasi Batam di Singapura