Home » Kepri » Pemerintah Cabut Status Quo Rempang Galang
Rabu, 18 April 2018 - 22:13 WIB

Pemerintah Cabut Status Quo Rempang Galang

Pemerintah Cabut Status Quo Rempang Galang Peta Relang Batam

 

BATAM – Kabar gembira bagi iklim investasi di Kota Batam. Status hutan lindung di Pulau Rempang resmi dicabut oleh pemerintah. Dengan demikian status hutan di atas lahan seluas 7.000 hektare tersebut sudah menjadi hutan produksi konversi.

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, bahwa pemerintah sudah membuka aksesibilitas ke wilayah Rempang, Galang dan Galang baru melalui pembangunan Jembatan Barelang 22 tahun silam.

 

Namun semenjak dibangun aksesibilitas tersebut belum bisa dimanfaatkan optimal, sehingga belum mampu membawa manfaat ekonomi bagi Batam. BP Batam berencana mendorong agar Hak Pengelolaan Lahan (HPL) atas Pulau Rempang segera keluar.

 

“Saya dengar dari DPR sudah melepas statusnya dari hutan lindung di rempang menjadi hutan produksi konversi artinya dalam waktu dekat tahapannya diubah menjadi HPL dimanfaatkan seperti Batam,” ujar Lukita, Rabu (18/4/2018).

 

Dengan dicabutnya status hutan lindung di Rempang, maka kawasan tersebut akan segera bisa dibangun. Disinggung mengenai rencana pengembangan Rempang, Lukita belum mau menyebutkan.

 

Namun dalam masterplan BP Batam disebutkan, pembangunan Rempang, Galang dan Galang Baru harus terintegrasi dengan Batam.

 

Sebelumnya Pemerintah pusat menetapkan status quo terhadap kawasan Rempang, dan juga penetapan status hutan lindung pada sebagian besar kawasan Rempang, Galang dan Galang Baru. (tya)

BERITA LAINNYA

Siswa SMP 25 Batam Juara Kejurnas Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia

Bayar Gaji di Bawah UMK Batam, Buruh Ancam Lapor Disnaker

Pawai Takbir Keliling Dimulai dari Palm Spring Batam Centre

50 Anggota DPRD Batam Terima THR

Pemko Batam Gelontorkan Rp 8 Milyar Untuk Renovasi Masjid Raya

Kejarlah Dunia Tapi Jangan Lupakan Akhirat

Pegawai Pemprov Kepri Harus Melek Teknologi Informasi

Genjot PAD, Pemprov Kepri Gesa Konsesi ATB

KEK Tanjungsauh Nongsa Tuntas Tahun 2018

Pelayanan RSUP Kepri Bikin Gubernur Geleng-geleng