Home » Dunia » Negara Uni Eropa Cemaskan Kebangkitan Turki
Selasa, 14 Maret 2017 - 08:57 WIB

Negara Uni Eropa Cemaskan Kebangkitan Turki

Negara Uni Eropa Cemaskan Kebangkitan Turki Bendera Uni Eropa

 

 

ISTANBUL – Di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan, Turki seolah mengulang kejayaan Islam saat Sultan Mehmet II (Muhammad Al Fatih, red) menaklukkan Romawi Timur (Konstantinopel).

 

Kondisi tersebut jelas membuat beberapa negara Uni Eropa tidak dapat menerima kebangkitan Turki. Bahkan Presiden Turki menuding negara-negara itu bekerja sama melawan suara ‘Ya’ pada referendum konstitusi Turki pada 16 April mendatang.

 

“Beberapa negara Uni Eropa, sayangnya, tidak bisa menerima bangkitnya Turki, dan Jerman adalah ada di daftar paling atas. Jerman tanpa henti mendukung terorisme,” kata Erdogan, dalam sebuah wawancara yang disiarkan langsung di saluran lokal A Haber lokal dan jaringan ATV, Senin (13/3/2017) seperti dikutip Anadolu.

 

Presiden Erdogan juga mengecam Kanselir Jerman Angela Merkel. Pada Senin (13/3/2017), Merkel mengatakan ia mendukung penuh dan memberikan solidaritas terhadap Belanda, dalam pertikaian yang terjadi antara Turki dan Belanda.

 

“Merkel! Anda memalukan! Mendukung Belanda, seperti yang Anda inginkan. Anda mendukung teroris,” ujar Erdogan. Ia menambahkan, Turki telah mengirimkan 4500 file teroris kepada Jerman. Namun Jerman tidak melakukan tindakan apa pun.

 

Pernyataan Erdogan itu disampaikan di tengah kebuntuan masalah antara Turki dan Belanda. Sebelumnya pemerintah Belanda melarang pertemuan yang direncanakan menteri Turki di Rotterdam, menjelang referendum. (wan/republika.co.id)

BERITA LAINNYA

Syiah Iran Bertekad Bombardir Arab Saudi

Presiden Pelindung Umat Islam “Erdogan” Menang Pemilu

Pesawat Timnas Arab Saudi Nyaris Meledak

Muhammad Yusuf Simbol Matinya Pers Indonesia

Kaki Tangan Jokowi Jalin Hubungan Dengan Israel

NATO-Rusia di Ambang Perang Terbuka

Gunung Berapi Meletus, 25 Orang Tewas

Ketua DPR Tuding Mahfud MD Berbohong

Menang Telak Setelah 60 Tahun, Oposisi Kuasai Malaysia

UMNO Akhirnya Tumbang Melawan Partai Oposisi