Home » Nasional » MUI: Seluruh Sekolah Wajib Ajarkan Pendidikan Agama Pada Para Pelajar
Thursday, 15 June 2017 - 06:07 WIB

MUI: Seluruh Sekolah Wajib Ajarkan Pendidikan Agama Pada Para Pelajar

MUI: Seluruh Sekolah Wajib Ajarkan Pendidikan Agama Pada Para Pelajar KH. Zainut Tauhid

 

 

JAKARTA – Menyikapi rencana rezim Jokowi yang bakal menghapus pendidikan agama di sekolah mendapat reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lembaga pengawal dan pelindung umat Islam tersebut satu-satunya yang kini getol menolak rencana Kemendikbud itu.

 

MUI khawatir generasi muda Indonesia khususnya umat Islam akan menjadi manusia berpaham sekulerisme, plurarisme, liberalisme serta komunisme yang semuanya itu sangat bertentangan dengan ajaran Tauhid Islam.

 

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Zainut Tauhid mengatakan, siswa-siswi di sekolah memiliki hak mendapatkan pendidikan agama, baik di sekolah formal maupun informal.

 

“Pihak sekolah sebagai pengelola pendidikan jalur formal wajib memberikan pendidikan agama. Kewajiban tersebut tidak bisa disubstitusikan kepada lembaga pendidikan yang lain,” ujar KH. Zainut Tauhid seperti dilansir Republika.co.id, Rabu (14/6/2017).

 

Zainut menegaskan, MUI mendesak Mendikbud untuk lebih bijak dalam mengeluarkan pernyataan, apalagi menyangkut hal yang sangat sensitif dan berpotensi menimbulkan kegaduhan.

 

“Lebih bagus Pak Menteri fokus bekerja menyiapkan anak didik lebih berprestasi. Daripada terjebak pada polemik yang tidak produktif,” katanya.

 

Zainut menambahkan, banyak masalah pendidikan yang belum tertangani dengan baik, misalnya masalah sarana pendidikan, tenaga kependidikan, masalah Ujian Akhir Sekolah, pelaksanaan kurikulum 2013 yang sampai saat ini belum tuntas, dan masih banyak masalah lainnya. Untuk menyesaikan itu saja, kata dia, waktunya tidak cukup, apalagi ditambah dengan masalah baru yang kontroversial.

 

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajjir Effendi mengatakan akan menjadikan sistem pendidikan di Indonesia menjadi Full Day School dan menghapus pendidikan agama dalam mata pelajaran di sekolah. Sebagai gantinya, penilaian keagamaan akan melibatkan instansi luar sekolah seperti tempat-tempat ibadah. (wan)

BERITA LAINNYA

Jokowi Ngeper Terapkan FDS

Mantan Direktur Humas BP Batam Yang Gabung ISIS, Akhirnya Pulang dari Suriah

Lis Darmansyah Apresiasi IWO Tanjungpinang

Anang Pimpin Ikatan Wartawan Online Kalsel, Teguh Nahkodai IWO Banten

Begini Sejarah Ikatan Wartawan Online

Ahmad Taher Resmi Nahkodai IWO Batam

Bayi Tanpa Anus di Sagulung Batam Butuh Uluran Dermawan

Anda Berminat Jadi Hakim, Sipir dan Petugas Imigrasi, Ayo Daftar CPNS Sekarang Juga di Sini

Hari Puisi: Jokowi Disebut Diktator Kecil

Pasca Ahok Tumbang Pilkada, Rezim Jokowi Intensifkan “Bunuh” Penghambat Pilpres 2019