Home » Hukum » Teror pada Ulama Terus Berlangsung, Ada Apa?
Sunday, 11 February 2018 - 21:29 WIB

Teror pada Ulama Terus Berlangsung, Ada Apa?

Teror pada Ulama Terus Berlangsung, Ada Apa? ilustrasi net

 

 

JAKARTA – Aksi teror terhadap ulama terus berlangsung. Setelah sebelumnya Ustad Prawoto di Bandung meninggal akibat dibunuh, kini Ustadz Abdul Basit mengalami pengeroyokan di depan rumahnya, Jalan Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat, Ahad (11/2) dini hari. Akibat pengeroyokan itu, Abdul Basit pun mengalami luka di tangannya. Tiga orang pemuda pun dibekuk polisi.

 

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, usai mendapati laporan pengeroyokan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tiga orang dari belasan remaja diamankan.”Kami sudah tangkap tiga pelaku dan kami sudah buat tim khusus untuk melakukan penangkapan sisanya,” kata Hengki, Ahad (11/2).

 

Imbas pengeroyokan ini, Abdul Basit mengalami luka di bagian tangan kirinya terkena bacokan yang diakibatkan sabet oleh clurit oleh sekelompok pemuda itu. Hengki menjelaskan, kasus pengeroyokan ini berawal dari Abdul Basit yang menegur sekelompok remaja yang sering kongkow dan kencing sembarangan. Teguran tersebut sudah sering ia lakukan dalam dua pekan terakhir.

 

Terakhir kali menegur kelompok remaja itu, lanjut Hengki, saat Abdul Basit hendak pulang ke rumah justru dikeroyok. “Kami sudah tangkap tiga pelaku dan kami sudah buat tim khusus untuk melakukan penangkapan sisanya,” ujar Hengki.

 

Kasus ini, kata Hengki, merupakan kasus kriminal murni yang dilakukan oleh remaja. Ia pun masih mendalami peran masing-masing pelaku yang masih berusia belasan tahun ini. Karena pelaku masih berusia belasan tahun ada perlakuan khusus dalam penyidikan. “Artinya ini kriminal murni kita sudah bersama-sama tokoh agama kemarin,” ujar Hengki.

 

“Jangan sampai isu berkembang ke arah berbeda,” kata dia menambahkan.

 

Sementara itu, Ketua MUI Jakarta Barat, KH Munahar Muchtar menghimbau agar masyarakat tenang dan tidak menyebarkan informasi palsu. Ia sudah melakukan pengecekan terhadap kejadian ini. Ia memastikan polisi telah bergerak cepat mengamankan pelaku. Percayakan sama polisi terhadap kejadian ini, katanya menegaskan.

 

sumber: republika.co.id

BERITA LAINNYA

Polisi Periksa Saksi Pemukulan Wartawan Tanjungpinang

Pemko Batam Berantas Taksi Online

BPK Sinyalir Ahok Merugikan Negara 191 Miliar

Irjen Didid Widjanardi Pimpin Polda Kepri

Pejabat Pemko Batam Kembali Terjerat Korupsi

Aiptu Sapriyudin Terancam Dipecat

Pejuang Anti PKI Itu Bebas

Ancam Wartawan, IWO Kecam Tindakan Oknum Pansel Bawaslu Kepri

Ketua DPR Tersangka Korupsi e-KTP Senilai Rp 2,3 Triliun

GNPF-MUI Kecam Fitnah Media Sekuler Soal Pembacokan Saksi Ahli IT ITB