Home » Teknologi » Jual Data User, Facebook Terancam Bangkrut
Sabtu, 24 Maret 2018 - 07:12 WIB

Jual Data User, Facebook Terancam Bangkrut

Jual Data User, Facebook Terancam Bangkrut ilustrasi

MOUNTAIN – Facebook saat ini berada di ujung tanduk. Ini imbas penjualan data 50 juta penggunanya.

 

Meski CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, sudah mengakui dan memperbaiki kesalahan, tak sedikit pengguna setianya hilang kepercayaan terhadap platform media sosial tersebut.

 

Selain pengguna yang mulai meragukan keamanan data akun mereka, Facebook terancam bakal berkurang pendapatannya dari pengiklan.

 

Dilansir Endgadget, Jumat (23/3/2018), Mozilla akan mulai menarik seluruh iklannya dari Facebook. Hal ini dikonfirmasi dengan posting perusahaan di laman blog resminya.

 

Mozilla mengatakan, “Skandal Cambridge Analytica membuat kami menelaah lebih dekat peraturan privasi default Facebook saat ini.”

 

“Meski masih banyak yang harus dipelajari, akses terbuka ke banyak data khususnya berkenaan dengan pengaturan aplikasi pihak ketiga sangat mengkhawatirkan,” sambungnya.

 

Atas dasar tersebut, perusahaan yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS) ini pun setop beriklan untuk sementara waktu di Facebook.

 

Meskipun Mozilla tampaknya menjadi perusahaan kenamaan pertama yang menarik iklannya dari Facebook, tak menutup kemungkinan akan banyak lagi yang mempertimbangkan hal serupa.

 

Seperti yang dilaporkan The Times, Incorporated Society of British Advertisers (ISBA) di Inggris telah meminta pertanggungjawaban Facebook atas penyalahgunaan data tersebut.

 

ISBA juga dikabarkan akan bertemu langsung dengan para petinggi perusahaan rintisan Mark Zuckerberg itu minggu ini.

 

“Ketika bertemu dengan Facebook, kami ingin memahami cakupan penyelidikan yang Zuck sebutkan,” ungkap Phil Smith, direktur jendral ISBA.

 

Sekadar informasi, ISBA merupakan badan perdagangan yang mewakili lebih dari 3.000 merek, termasuk Unilever dan P&G. Mereka sedang mempertimbangkan menarik ratusan juta dolar uang iklan mereka dari Facebook.

 

Keputusan tersebut dilaporkan bakal diambil setelah mendengar tanggapan dan jawaban dari para petinggi Facebook saat pertemuan nanti.

 

sumber: liputan6

BERITA LAINNYA

Kepedulian Umat Islam Pada Agama Meningkat

Generasi Muda Batam Harus Kreatif Tangkap Peluang

Pekerjaan Batam Paling Diburu di Internet

RIP, Peretas Microsoft Itu Meninggal

Gerhana Bulan Total Super Blue Blood Moon Tidak Berbahaya

Cuaca Dingin Batam Tembus 22.4 Derajat Celcius

Benda Langit Sebesar Truk Dekati Bumi

Manusia Menuju Zaman Es Berikutnya

Heboh! Internet Media Centre Batam Lemot Saat Dijajal Menkominfo

Mulai Agustus, Yahoo Tutup Aplikasi YM