Home » Teknologi » Gerhana Bulan Total Super Blue Blood Moon Tidak Berbahaya
Tuesday, 30 January 2018 - 06:26 WIB

Gerhana Bulan Total Super Blue Blood Moon Tidak Berbahaya

Gerhana Bulan Total Super Blue Blood Moon Tidak Berbahaya Gerhana bulan total di Indonesia

 
JAKARTA – Pada 31 Januari 2018 sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami gerhana bulan total langka atau super blue blood moon. Fenome alam ini terakhir terjadi pada 157 tahun lalu. Bagaimana dampaknya bagi kesehatan manusia ?

 

BMKG menyebutkan bahwa tidak butuh alat khusus untuk melihat gerhana bulan total, karena tidak berbahaya bagi mata.

 

Gerhana bulan total akan dimulai pada 18.48 WIB dan berakhir pada 22.11 WIB dimana puncak gerhana bulan total akan terjadi pada 20.29 WIB.

 

Adapun tempat ideal untuk melihat fenomena alam ini adalah arah timur yang tidak terhalang gunung atau gedung dan cuaca yang bagus.

 

“Ada beberapa lokasi ideal untuk pengamatan fenomena super blue blood moon, seperti Observatorium Bosscha, Pulau Seribu, Ancol, Planetarium Jakarta, TMII, Museum Fatahilah, Situ Babakan, Kampung Betawi dan Bukittinggi,” papar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

 

Gerhana bulan merupakan fenomena alam yang menjadi tanda kebesaran Allah Subhanawataala. Umat Islam dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunah gerhana bulan. Shalat sunah gerhana bulan dapat dikerjakan secara berjamaah maupun sendirian. (man/republika)

BERITA LAINNYA

Cuaca Dingin Batam Tembus 22.4 Derajat Celcius

Benda Langit Sebesar Truk Dekati Bumi

Manusia Menuju Zaman Es Berikutnya

Heboh! Internet Media Centre Batam Lemot Saat Dijajal Menkominfo

Mulai Agustus, Yahoo Tutup Aplikasi YM

APJII: Genjot Pertumbuhan Internet Indonesia Butuh IPv6

Agnes Luncurkan Generasi Terbaru Vivo 4G

Protes Politik Kotor Bank, Anonymous Intesifkan Operasi OpIcarus

Ayo Asah Otak Kamu di Kompetisi SDYC 2016

Ini Dampak Gerhana Matahari di Batam