Home » Politik » Gatot: Setop Larang Umat Islam Bicara Politik di Masjid
Sabtu, 5 Mei 2018 - 06:43 WIB

Gatot: Setop Larang Umat Islam Bicara Politik di Masjid

Gatot: Setop Larang Umat Islam Bicara Politik di Masjid Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

 

YOGYAKARTA – Rezim Jokowi belakangan gencar melarang umat Islam membahas politik di Masjid. Hal tersebut jelas mengundang tanda tanya besar umat termasuk Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

 

 

“Sakit (hati) saya kalau ada yang bilang masjid dilarang untuk bicara politik,” ujar Gatot di masjid Kampus UGM Yogya, Jumat (4/5/2018).

 

 

Gatot menuturkan yang menyampaikan larangan masjid agar tak dipakai untuk membahas politik ada dua golongan. Pertama kalau orang itu beragama Islam artinya dia tidak tahu tentang agama. Dan golongan kedua kalau dia bukan umat Islam artinya orang itu sok tahu tentang agama Islam.

 

 

“Rasullulah saja berbicara masalah politik pemerintaham di Raudah,” ujar Gatot.

 

 

Gatot menambahkan Islam itu merupakan rahmat bagi semesta alam. Sehingga di dalam Al Quran, memuat berbagai ilmu yang kini turunannya sangat banyak dalam berbagai bidang kehidupan.

 

 

“Mulai dari ilmu kedokteran asalnya dari Al Quran, ilmu astronomi atau kebintangan, cek saja, penemu kebintangan dan Al-Quran duluan mana,” ujarnya.

 

 

Termasuk juga, ujar Gatot, ilmu tentang pemerintahan dan politik juga ada di Al Quran. Dengan kondisi itu maka Gatot menyatakan kalau pembicaraan politik dilarang dalam masjid, padahal isi Al Quran itu tentang manusia selalu terkait politik, ia pun bingung bagaimana selanjutnya harus bersikap.

 

 

“Seorang muslim itu melakukan ibadah apa pun juga meniru rasulnya, Nabi Muhammad,” ujarnya.

 

 

Gatot menuturkan, ketika Rasul itu berbicara tentang pemerintahan atau tentang politik di Raudah di Masjid Nabawi, namun hal itu dilarang ditiru tentu akan membingungkan.

 

 

“Seharusnya yang dilarang bukan bicara politik di masjid, tapi bicara yang mengadu domba, mengajak yang tidak benar, itu baru benar,” ujar Gatot.

 

 

“Jadi perlu diluruskan soal polemik masjid dilarang untuk bicara politik ini, nanti kalau itu terjadi orang akan takut ke masjid,” ujar Gatot

 

 

Gatot pun meyakini polemik soal masjid dilarang untuk bicara politik itu hanya isu, bukan terjadi sebenarnya.

 

 

“Tidak mungkin pemerintah melarang (masjid untuk bicara politik) itu, nggak mungkin, itu hanya isu saja,” ujarnya dikutip tempo.

 

 

Perbincangan soal boleh tidaknya obrolan politik di tempat ibadah muncul setelah Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengatakan politik harus disisipkan dalam acara keagamaan atau pengajian.(vid) 

BERITA LAINNYA

Dapat Nomor Urut 2, Pendukung Prabowo-Sandi Langsung Sujud Syukur

Sah, Kwik Kian Gie Dukung Prabowo-Sandi

Di Kota Solo Jokowi Mulai Tidak Dipercaya Rakyat

Ini Alasan Pembahasan APBD-P Batam Tertunda

Begini Tahapan Pembahasan Perda APBD-P Batam 2018

Aturan Drop Out Parkir Batam Masih Tuai Pro Kontra

DPRD Batam Tunda Penandatangan Perda APBD-P 2018

DPRD Batam Minta Gubernur Perpanjang Program Pemutihan Pajak Ranmor

Mengapa BIN Disebut Intel Melayu

Peluang Menang Jokowi Kecil, Golkar Lebih Baik Cabut Dukungan