Home » Nasional » Era Jokowi, Premium Dibatasi Pertalite Dinaikkan
Selasa, 27 Maret 2018 - 05:56 WIB

Era Jokowi, Premium Dibatasi Pertalite Dinaikkan

Era Jokowi, Premium Dibatasi Pertalite Dinaikkan

JAKARTA – Masyarakat Indonesia berada dalam fase hidup susah sepanjang sejarah bangsa ini berdiri. Betapa tidak, selain sulit mencari lapangan pekerjaan imbas maraknya TKA asal Cina, saat ini bahan bakar minyak (BBM) juga terus meroket tinggi.

 

Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian BUMN Said Didu menilai kelangkaan BBM jenis Premium karena PT Pertamina (Persero) diberi batasan tertentu untuk menyiapkan BBM bersubsidi itu.

 

“Pemerintah sekarang memberikan jumlah Premium yang harus disiapkan Pertamina. Kalau lebih dari itu, ditangkap,” katanya, Senin (27/3/2017).

 

Kondisi tersebut diperburuk dengan kenaikan harga BBM jenis Pertalite Rp 200/liter sehingga seolah membuat Premium menjadi langka.

 

“Karena orang pindah ke Premium, sedangkan jumlah Premium dibatasi,” ujarnya.

 

Menurut Said, haga Pertalite naik karena tidak termasuk produk BBM bersubsidi sehingga kemudian menjadi pelarian para pengguna Pertamax ke Premium yang dibatasi.

 

“Kalau memang dinyatakan langka, maka pemerintah bisa menugaskan lagi untuk tambah Premium,” katanya.

 

Ia meminta DPR RI, yang selama ini banyak ramai meneriakkan kelangkaan Premium, seharusnya bisa berupaya untuk menambah kuota Premium.

 

sumber: republika.co.id

BERITA LAINNYA

Belum Ada Kepastian Nobar Film G30SPKI, Mantan Panglima TNI Prihatin

Ramai-ramai Relawan Jokowi Putar Haluan ke Prabowo Sandi

Mahasiswa Mulai Bergerak, Jokowi Kian Tak Dipercaya Rakyat

Rontoknya Corong Suara Kritis Masyarakat

Dolar Tembus Rp15.000, Ribuan Mahasiswa Riau Tuntut Jokowi Mundur

Dolar Tembus Rp 15 Ribu, Tiket Pesawat Melambung 50 Persen

Pecat Refly Harun, Pertegas Jokowi Otoriter

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu per Dolar, Jokowi Terancam Lengser ke Prabon

Dolar AS Nyaris Rp 15.000, Krismon Indonesia di Ujung Tanduk

Jelang Pemilu 2019, UAS Diancam dan Diintimasi Ceramah di Pulau Jawa