Home » Dunia » Dukung LGBT, Starbucks Dinilai Rusak Moralitas Bangsa Indonesia
Saturday, 1 July 2017 - 00:49 WIB

Dukung LGBT, Starbucks Dinilai Rusak Moralitas Bangsa Indonesia

Dukung LGBT, Starbucks Dinilai Rusak Moralitas Bangsa Indonesia Ilustrasi

JAKARTA – Warung kopi Starbucks mempertegas dukungan dan gencar mengkampanyekan Lesbian Gay Bisexsual dan Transgender (LGBT) serta pernikahan sejenis.

 

Menanggapi hal tersebut Direktur Eksekutif Komunikonten Institut Media Sosial dan Diplomasi, Hariqo Wibawa Satria mengatakan, usulan boikot kedai kopi Starbucks di Indonesia memang perlu dilakukan karena dinilai akan merusak moralitas bangsa Indonesia yang ber-Tuhan dan Pancasilais.  

 

“Boikot Starbucks bukan untuk memiskinkan yang punya. Namun, untuk mempertegas identitas kita di mata internasional,” kata Hariqo seperti dilansir Republika.co.id, Jumat (30/6/2017).

 

Namun begitu, lanjut Hariqo, ada beberapa hal yang perlu ditiru dari kedai kopi asal Amerika tersebut. Yakni, Starbucks banyak diminati orang karena lokasinya yang strategis, sehingga mudah dijangkau, terlebih Starbucks berhasil membangun citra keren pada siapa saja yang minum kopi di sana.

 

Sebelumnya diberitakan, CEO Starbucks Howard Mark Schultz ketika pertemuan dengan para pemilik saham Starbucks Schultz secara tegas mempersilakan para pemegang saham yang tidak setuju dengan pernikahan sejenis untuk hengkang dari Starbucks.

 

Jaringan kopi Starbucks Indonesia juga memastikan tetap sejalan dengan pihak manajemen Pusat Starbucks di Amerika Serikat yang memberi dukungan terhadap LGBT. Hal tersebut disampaikan Marketing Communications dan CSR Manager, PT Sari Coffee Indonesia, selaku pemegang lisensi Starbucks Indonesia Yuti Resani pada Republika beberapa waktu yang lalu.

 

Dia mengatakan pihaknya tetap menghargai keragaman dan kesetaraan dan berkomitmen sejalan dengan kebijakan manajemen Starbucks.(wan)

BERITA LAINNYA

Rezim Jokowi Kriminalisasi Ulama, Presiden Turki Murka

Terbukti, Syiah Iran Ingin Basmi Umat Islam

Mengintip Semarak Kartini Buruh di Negeri Singa

Erdogan Menang Referendum, Negeri Barat dan Israel Makin Stres

Negara Uni Eropa Cemaskan Kebangkitan Turki

Turki Sebut Belanda Negara Fasis dan Nazi

Ikut Kawal Kunjungan Raja Salman, Anggota Polri Bakal Dihajikan

Kapal Tanker Atlantic 33 Karam di Perairan Tanjungbemban Nongsa Batam

Biksu Myanmar Teror Acara Maulid Nabi, PBB dan Lembaga HAM Diam Membisu

Bersiap Hadapi Blok Barat dan Timur, Warga Batam Antusias Subuh Berjamaah