Home » Politik » Dewan Desak DLH Tutup Tambang Ilegal di Batam
Monday, 5 February 2018 - 20:37 WIB

Dewan Desak DLH Tutup Tambang Ilegal di Batam

Dewan Desak DLH Tutup Tambang Ilegal di Batam

 

 
BATAM – DPRD Batam menyoroti maraknya tambang pasir ilegal terutama wilayah Nongsa dan Barelang. Aktivitas ilegal tersebut banyak dilakukan perusahaan tanpa izin.

 

Menyikapi hal tersebut Komisi III DPRD Kota Batam yang membidangi masalah lingkungan mendesa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, agar memberikan sanksi kepada penambang pasir ilegal tersebut.

 

“DLH harus bertindak tegas jangan sampai musibah longsor dan banjir sudah terjadi baru sibuk,” kata Nyayang Haris Pratamura, Ketua Komisi III DPRD Batam.

 

Menurut dia perusahaan yang melakukan penambangan pasir, harus mematuhi perda terkait lingkungan hidup dan UU 32 dan 23 tentang lingkungan hidup.

 

“Bagi yang tak berizin, harus segera ditutup, biar musibah yang tak diinginkan bisa dihindari,” tuturnya.

 

Selain itu, Perda mengenai lingkungan ini juga ada. Jika tak dijalankan, Nyanyang menganggap dinas terkait tidak bekerja dengan maksimal dalam menegakkan Perda yang sudah dibuat. (tya)

BERITA LAINNYA

MUI : Bawaslu Tugasnya Awasi KPU, Bukan Materi Khutbah

DPRD Batam Dukung e-Budgeting dan e-Perencanaan 2018

Wow! Kerugian PAD dari Parkir Hang Nadim Capai Rp 15 Milyar

Komisi III DPRD Batam Panggil DLH dan DMP Atasi Banjir

Nuryanto Minta Taxol Bersabar

Ketua DPRD Kota Batam Pimpin RDP Tuntutan Driver Online

Budi Mardiyanto: Instansi Vertikal Masih Belum Melayani Sepenuh Hati

Ketua DPRD Kota Batam Sidak MPP

Ini Harapan DPRD Pada Direktur RSUD Batam Yang Baru

Komisi III DPRD Batam Sesalkan Lambatnya Pengangkutan Sampah