Home » Ekonomi » Bawang Putih Meroket, Rakyat Makin Tercekik
Kamis, 5 April 2018 - 00:08 WIB

Bawang Putih Meroket, Rakyat Makin Tercekik

Bawang Putih Meroket, Rakyat Makin Tercekik

JAKARTA – Tidak hanya BBM melambung, harga bawang putih kini tengah meroket tinggi. Di beberapa daerah, harganya tembus sampai Rp 80 ribu per kilogram, kondisi tersebut jelas kian mencekik rakyat.

 

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap, melambungnya harga bawang putih ini karena permainan kartel. Makanya, dia meminta Pemerintah segera membongkar kartel tersebut.

 

“Saya sudah dengar kartel atau 13 importir bawang putih yang sekarang menguasai pasaran. Mereka bisa mengatur-atur harga semaunya,” ucap pentolan Partai Gerindra ini di Jakarta Rabu, (4/4/2018).

 

Menurutnya, kartel ini sangat menyakiti hati rakyat di tengah siksaan ketidakstabilan harga-harga pangan impor. Kebijakan Pemerintah mengimpor sebagian bahan pangan ternyata tidak menolong masyarakat. Para importir itu justru memainkan harga.

 

Untuk itu, dia menuntut ke Pemerintah segera membersihkan kartel itu. “Satgas Pangan harus segera menindak kartel bawang putih. Tidak perlu harus menunggu masyarakat susah dulu,” cetusnya.

 

Kata Fadli, saat ini para kartel sedang berusaha mempertahankan harga bawang putih di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram. Caranya, dengan melepas kuota impor secara sedikit-sedikit di daerah-daerah Jabodetabek. Alhasil, di banyak kota besar lain, harga bawang putih tetap tinggi. (sty/rmol)

BERITA LAINNYA

Suzuki Indonesia Geber Produksi All New Ertiga di Cikarang

Simpang Mukakuning Angker Bagai Kuburan

Distribusi Bahan Pangan di Kepri Harus Segera Dibenahi

Suzuki Ignis dan New SX4 Cross Raih Otomotif Award 2018

New Suzuki Jimmy Diprediksi Laku Keras

Pemerintah Jokowi Hapus BBM Premium

73 Triliun Duit Buruh Dipakai Proyek Jokowi

Indomobil Batam Hadirkan Promo Pasti Mantap

PT SIS Ekspor Mega Carry

Tingkatkan Daya Saing, Industri Batam Wajib Ikuti Tren Digitalisasi