Home » Hukum » Ancam Wartawan, IWO Kecam Tindakan Oknum Pansel Bawaslu Kepri
Friday, 11 August 2017 - 20:29 WIB

Ancam Wartawan, IWO Kecam Tindakan Oknum Pansel Bawaslu Kepri

Ancam Wartawan, IWO Kecam Tindakan Oknum Pansel Bawaslu Kepri

 

 

BATAM – Ikatan Wartawan Online Provinsi Kepulauan Riau (IWO Kepri) mengecam keras tindakan salah satu anggota Panitia Seleksi (Pansel) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berinisial AL, yang diketahui telah mengancam wartawan Gurindam.tv, pada Rabu malam (9/8/2017). Kecaman keras ini disampaikan oleh Ketua DPW IWO Kepri, Rudiarjo Pangaribuan di Batam, Jumat (11/8).

 

 

Rudi menilai tindakan yang dilakukan oleh AL hendaknya janganlah terlalu berlebihan dalam hal menyikapi pemberitaan media massa. Sebab, hal ihwal yang disampaikan pada pemberitaan tersebut setelah diselidiki oleh dewan etik IWO Kepri berdasarkan fakta dan data.

 

 

 “Yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut kan berdasarkan fakta dan data, kenapa harus marah kalau memang tidak ada apa-apanya,” ujar Rudi.

 

 

Seharusnya, kata Rudi, sebagai salah satu pihak yang mengemban amanah publik haruslah memiliki jiwa yang bersih dan bernilai kebijaksanaan yang cukup tinggi sehingga siap menerima segala masukan ataupun kritikan dari masyarakat terkait tugas yang diembannya itu.

 

 

“Jangan pula dikritik atau dipertanyakan sekali langsung emosi, marah dan lain sebagainya, kelihatan betul bahwa yang bersangkutan belum siap mengemban amanah publik,” tukas Rudi.

 

 

Diberitakan sebelumnya, AL melakukan pengancaman kepada salah satu wartawan Gurindam.tv yang juga tercatat sebagai anggota aktif IWO Kepri melalui telepon nomor 08136416**** pada pukul 20.21 WIB yang isinya berbunyi “Dimana kau, ayo kita ketemu, jangan kau macam-macam, an****, ba****” dan ditujukan kepada wartawan gurindam.tv.

 

 

Ketua Advokasi dan Hukum DPW IWO Kepri, Jerry Fernandez menambahkan, atas adanya ancaman itu, IWO Kepri berencana akan melaporkan oknum pansel tersebut kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri).

 

 

Dalam waktu dekat lanjut Jerry, pihaknya akan segera melaporkan AL ke Polda Kepri karena berdasarkan bukti yang ada serta analisa dari Tim Advokasi, sudah sangat jelas dan nyata tindakan AL itu memenuhi unsur-unsur dalam tindak pidana pengancaman sebagaimana dimaksud pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik.

 

 

“Dalam pasal 45 ayat (3) nya diancam 4 tahun itu, biar ada efek jera saja,” tutur Jerry.

 

 

 

Terimakasih

Batam 11 Agustus 2017

Rudiarjo Pangaribuan
Ketua IWO Kepri

Sekretaris
Budi karya utama

085104900909

BERITA LAINNYA

BPK Sinyalir Ahok Merugikan Negara 191 Miliar

Irjen Didid Widjanardi Pimpin Polda Kepri

Pejabat Pemko Batam Kembali Terjerat Korupsi

Aiptu Sapriyudin Terancam Dipecat

Pejuang Anti PKI Itu Bebas

Ketua DPR Tersangka Korupsi e-KTP Senilai Rp 2,3 Triliun

GNPF-MUI Kecam Fitnah Media Sekuler Soal Pembacokan Saksi Ahli IT ITB

Kak Emma : Habib Rizieq Penghambat Gerakan Komunis di Indonesia

Habib Rizieq Serang Balik Kriminalisasi Yang Dilakukan Rezim Jokowi

Penegakan Hukum Rezim Jokowi Makin Diskriminasi Terhadap Umat Islam