Home » Ekonomi » 73 Triliun Duit Buruh Dipakai Proyek Jokowi
Minggu, 25 Maret 2018 - 13:24 WIB

73 Triliun Duit Buruh Dipakai Proyek Jokowi

73 Triliun Duit Buruh Dipakai Proyek Jokowi

 

JAKARTA – Direktur Utama BPJS-TK mengutakan akan menyisihkan dana sekitar Rp 73 Triliun untuk mendukung program pembanguan infrastruktur Jokowi melalui penerbitan surat utang, 21 Maret 2018.

 

Jumhur Hidayat, Mantan Kepala BNP2TKI mengaku kaget sebab dana itu tentu besar sekali, atau sekitar 23% dari dana titipan kaum buruh berupa uang iuran jaminan sosialnya yang sekarang berjumlah Rp 320 triliun.

 

Artinya, bila saja pelaksanaan penerbitan surat utang itu tidak hati-hati, maka akan menggoncangkan dana titipan kaum buruh Indonesia.

 

“Sebagai salah seorang pimpinan DPP KSPSI yang membidangi Peningkatan Kesejahteraan Pekerja yang jumlah anggotanya sekitari 4 juta orang yang rutin membayar iuran BPJS-TK, kita belum bisa menerima begitu saja pernyataan Direktur Utama BPJS-TK di atas,” kata Jumhur.

 

Menurut akal sehat, dana titipan kaum buruh itu hanya boleh diputarkan atau dikembangkan untuk suatu kegiatan yang tingkat spekulasinya sangat rendah. Sementara itu, program infrstruktur yang sekarang dibangun, masih rancu alias belum jelas mana yang bakal untung dan mana yang bakal rugi.

 

Sementara untuk mengelola dana buruh/pekerja di BPJS-TK haruslah menguntungkan. Karena itu seperti selama ini dilakukan, sebagian besar dana itu dikembangkan melalui pembelian obligasi pemerintah atau deposito di bank-bank negara.

 

“Dengan kata lain, pengelolaan dana BPJS-TK pada kedua cara itu hanya bisa merugi bila NKRI menuju bubar atau bank-bank negara menuju bangkrut, yang mana hal tersebut sangat kecil kemungkinannya karena banyak entitas resmi yang mengawasi APBN maupun perbankan,” tegasnya.

 

sumber: republika.co.id

BERITA LAINNYA

Lukita: Wujudkan Batam Maju dan Madani Sebagai Teras NKRI Bagian Barat

Bank BUMN Tidak Pro Rakyat

BP Batam Gelar Perlombaan Hari Bakti ke 47

Gratis!!! BP Batam Gelar Baksos Bibir Sumbing dan Telinga

Bupati Bintan Minta Tambahan Pupuk Subsidi 334 Ton

Ini Sektor Unggulan BP Batam Gaet Investor

Setelah 20 Tahun, Eks Mandarin Hotel Batam Itu Resmi Tutup

PT SIS Ekspor 12.000 Unit All New Ertiga ke 29 Negara

BP Batam Sosialisasi Tracking Sistem Fasilitas Pembebasan Cukai

Lukita Tawarkan Potensi Investasi Batam di Singapura