Home » Nasional » 4 Tahun Krisis Air, Warga: ATB Batam Layak Diputus Kontraknya
Thursday, 4 May 2017 - 16:41 WIB

4 Tahun Krisis Air, Warga: ATB Batam Layak Diputus Kontraknya

4 Tahun Krisis Air, Warga: ATB Batam Layak Diputus Kontraknya Warga Perum Yose Sada Indah Tanjunguncang mengalami krisis air bersih. ATB Batam selaku penyedia tidak profesional

 

 

BATAM – Ratusan warga perumahan Yose Sade Indah Tanjunguncang Batam sudah 4 tahun terakhir mengalami kesulitan air bersih.

 

Meskipun jaringan pipa ATB tersedia di komplek warga, namun  pasokan air hanya mengalir sebentar dan itu pun pada saat malam hari saja.

 

Kondisi tersebut jelas membuat masyarakat mengecam tindakan tak profesional ATB.

 

“Saat ini kami harus menyediakan tanki maupun drum untuk menampung air. Bahkan untuk sekedar mencucui piring saja kamir harus hemat air. ATB benar-benar gak becus,” kecamnya Teguh, Ketua RW 03 Perum Yose Sade Indah, Kamis (4/5/2017).

 

Meskipun warga telah berulang kali meyampaikan keluhannya, namun sepertinya ATB selaku perusahaan pemasok air bersih di Batam tidak pernah mempedulikan.

 

“Kami minta BP Batam memutus kontrak ATB karena sangat tidak adil kepada masyarakat dan hanya berpihak untuk hotel-hotel dan perkantoran pemerintah,” tegas Manobar, warga lainnya.

 

Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, selama ini warga terpaksa membeli air dari para penyedia mobil tangki air dengan harga yang sangat mahal.

 

Warga juga sepakat bila kondisi tersebut masih tetap berlangsung, mereka akan melakukan aksi demosntrasi besar-besaran ke kantor ATB Batam. (man)

BERITA LAINNYA

Jokowi Ngeper Terapkan FDS

Mantan Direktur Humas BP Batam Yang Gabung ISIS, Akhirnya Pulang dari Suriah

Lis Darmansyah Apresiasi IWO Tanjungpinang

Anang Pimpin Ikatan Wartawan Online Kalsel, Teguh Nahkodai IWO Banten

Begini Sejarah Ikatan Wartawan Online

Ahmad Taher Resmi Nahkodai IWO Batam

Bayi Tanpa Anus di Sagulung Batam Butuh Uluran Dermawan

Anda Berminat Jadi Hakim, Sipir dan Petugas Imigrasi, Ayo Daftar CPNS Sekarang Juga di Sini

Hari Puisi: Jokowi Disebut Diktator Kecil

Pasca Ahok Tumbang Pilkada, Rezim Jokowi Intensifkan “Bunuh” Penghambat Pilpres 2019